PALEMBANG, fornews.co – Gelombang penolakan terhadap penayangan film Kucumbu Tubuh Indahku sampai juga di Kota Palembang. Pemerintah Kota Palembang menilai film karya sutradara Garin Nugroho ini kontroversial.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, setelah ramai mendengar perdebatan mengenai film ini, dirinya pun mencari tahu sendiri. Setelah menyaksikan trailer film tersebut, Dewa pun menilai apa yang coba disampaikan dalam film itu bertentangan dengan norma-norma yang selama ini berkembang di masyarakat.
“Dilihat dari cuplikannya saja film itu mengandung konten negatif yang dapat mempengaruhi pola pikir generasi muda,” kata Ratu Dewa, Minggu (28/04).
Menurut Dewa, jika film yang mengangkat tema LGBT itu ditayangkan di bioskop dikhawatirkan menimbulkan keresahan masyarakat khususnya para orang tua.
“Dikhawatirkan akan mempengaruhi cara pandang ataupun perilaku kaum milenial yang akan membenarkan perilaku penyimpangan seksual,” tuturnya.
Penolakan atas penayangan film Kucumbu Tubuh Indahku ini, lanjut Dewa, akan diteruskan kepada KPID Sumsel dan bioskop-bioskop yang beroperasi di Palembang.
“Segera kita sampaikan surat keberatan Pemkot Palembang,” tukasnya.
Tak hanya Pemkot Palembang, sebelumnya sudah ada Wali Kota Depok Muhammad Idris, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, dan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang mengeluarkan surat keberatan film Kucumbu Tubuh Indahku tayang di bioskop yang ada di daerahnya. (ije)
















