PALEMBANG, fornews.co – Pemerintah Kota Palembang menghibahkan gedung serbaguna Graha Bima Sakti termasuk sarana dan prasarananya, yang berlokasi di Jalan Adisucipto Bandara SMB II kepada pihak TNI AU.
Pemberian aset ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Wali Kota Palembang Harnojoyo dengano Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno di ruang Suryadarma Mako Lanud TNI AU Sri Mulyono Herlambang di Palembang, Senin (08/07).
Usai penandatanganan MoU, Harnojoyo dan rombongan yang keluar dari ruangan dikejutkan dengan bunyi dentuman keras. Hal ini membuat sejumlah Staf Pemkot Kota Palembang berlari menjauh.
Belum reda suara dentuman itu, aksi saling tembak – menembak pun terlihat di halaman Komando TNI Angkatan Udara 1, Lanud TNI AU Sri Mulyono Herlambang. Ternyata adegan ini sebuah sambutan pihak TNI AU kepada Harnojoyo.
Harnojoyo mengaku sangat terharu dengan apa yang dipertontonkan oleh para prajurit TNI AU.
“Kami benar-benar terharu, ini sambutan yang luar biasa,” kata Harnojoyo.
Harnojoyo memuji TNI AU. Dengan keberadaanya, Kota Palembang menjadi aman. Itu terbukti dengan banyaknya even-even skala nasional dan internasional di Palembang sukses terselenggara. Salah satunya even MXGP yang baru saja digelar dan diikuti oleh 28 negara.
“Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI. Palembang jadi pusat pertemuan nasional dan internasional, ini tidak lain kondisi k
Kota Palembang menjadi sangat kondusif, sehingga menyelenggarakan apa pun tidak bisa terlaksana berkat peran TNI AU. Ini kita tingkatkan dan kami ucapkan sukses terhadap TNI Angkatan Udara,” tuturnya.
Sementara itu, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno saat ditemui di lapangan mengatakan, bahwa adegan saling tembak menembak ini sengaja mereka lakukan, untuk memberikan kesan berarti seumur hidup bagi Wali Kota Palembang Harnojoyo.
“Ini pemimpin kami harus diberi sesuatu yang mengejutkan dan asik. Dengan dentuman-dentuman, agar nanti berkesan setelah datang ke sini,” ungkapnya.
Terkait hibah aset, Heri menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang. Ke depan, apa yang telah diberikan ini akan dimanfaatkan untuk kegiatan TNI AU.
“Kami ucapkan terima kasih, satu permasalahan administrasi negara telah selesai. Terima kasih juga, nanti kami diberikan sebuah bis yang akan digunakan operasional dan lain-lain,” ujarnya.
Untuk diketahui, berdasarkan kesepakatan dengan nomor NKB/01/VI/2012,31/SPJ/2012 pada tanggal 11 Januari 2012 tentang penggunaan aset TNI AU berupa tanah dan bangunan di Lanud Palembang untuk pembangunan fly over dan taman kota, dengan ketentuan tukar menukar terhadap BMN TNI AU Lanud Sri Mulyono Herlambang di Simpang Polda yaitu tanah seluas 658 meter per segi dan bangunan mess seluas 126 meter per segi.
Sedangkan Pemerintahan Kota Palembang menghibahkan aset berupa gedung serbaguna berserta sarana dan prasarananya kepada TNI AU.(irs)

















