PALEMBANG, fornews.co – Museum AK Gani diresmikan Pemprov Sumatra Selatan, Rabu 25 November 2020. Peresmian museum Mayjen TNI (Purn) dr AK Gani ditandai dengan Museum Keliling bersama Museum Negeri Sumsel.
Museum Keliling ini akan berlanjut ke Museum Sub Komandemen Sumsel di Kota Lubuklinggau 10 Desember 2020. Sebelumnya telah digelar pameran bersama di Museum Balaputra Dewa pada 10-19 November 2020.
Kepala Museum dr AK Gani, Priyanti Gani mengatakan, untuk menggelar pameran keliling ini pihaknya mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel dan Museum Nasional Balaputra Dewa. Hal itu mengingat selama ini museumnya belum pernah menerima subsidi dari pemerintah daerah.
“Melalui kegiatan pameran keliling ini kami sudah merasa terbantu. Museum AK Gani kini sudah mulai menjadi bagian dari masyarakat Sumatra Selatan. Masyarakat menjadi lebih banyak tahu tentang pahlawan daerahnya ini,” ujarnya dibincangi fornews.co, usai acara peresmian.
Priyanti berkisah, Museum AK Gani didirikan pada tahun 2004. Saat itu museum yang dikelola keluarga sang pahlawan belum menjadi apa-apa, tapi sudah dikunjungi orang. Setelah operasional sudah berjalan 16 tahun ini, pihaknya tetap ingin ada legalitas dan lebih banyak dikenal masyarakat luas.
“Kini, museum ini mulai dibantu penataan fisik, termasuk restorasi koleksi mobil jeep milik AK Gani,” terang putri AK Gani ini.
Diakuinya, koleksi yang ditata dan dipamerkan hanya sebagian dan bersifat umum. Sebab koleksi benda bersejarah dari AK Gani cukup banyak dan bisa diolah berdasarkan tema, seperti tema AK Gani saat menjadi dokter, jurnalis, menteri, ataupun saat menjadi gubernur Sumatra Selatan.
Terkait lokasi museum di belakang stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan MP Mangkunegara No. 1F, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Yanti mengatakan, pihaknya sudah pernah mengajukan permintaan dibuatkan plang di depan jalan masuk depan pom bensin. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui adanya museum AK Gani di sana.
“Kami sudah ajukan ke Pemkot Palembang dan direspons dengan dijanjikan. Kami tidak akan menagih janji itu dan hanya menunggu saja,” ujar dia. (yas)

















