SEKAYU, fornews.co – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berupaya melakukan percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog Lokal bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Apriyadi mengatakan, produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.
“Prinsipnya kita akan coba untuk menjadikan aspal karet ini untuk menjadi e-katalog lokal,” ujar Apriyadi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan e-Katalog Lokal bersama Perangkat Daerah terkait di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11).
Apriyadi menyampaikan, dengan memasukkan aspal karet ke dalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.
“Untuk itu koordinasi dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi dalam menentukan nilai ekonomisnya,” katanya.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba, Daud Amri menerangkan, Rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan Rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020.
“Pada Rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba ke dalam katalog elektronik lokal di antaranya Aspal Karet dan Batik Gambo,” ungkap Daud.
Daud menambahkan, ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.
Sementara itu, Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto mengatakan, menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemkab Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitungan hasil produksi.
“Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga,” katanya. (ije)

















