PALEMBANG, fornews.co-Gubernur Sumsel, Herman Deru segera menginventarisir seberapa banyak jumlah aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Mulai dari kendaraan dinas, hingga bangunan-bangunan dan unit usaha.
“Untuk aset sumsel akan dilakukan inventarisasi segera, tapi bukan mencari siapa yang salah. Besok kita akan inventarisasi soal BUMD dan sebagainya,” ujarnya, usai memimpin rapat bersama OPD, di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (03/10).
Mantan Bupati OKU Timur dua periode itu mempertanyakan, tentang jumlah mobil dinas yang saat ini belum diketahui. Deru menilai, banyak juga mobil dinas ini yang dibuat plat hitam dan dipakai keluarganya.
“Aset yang harus segera di inventarisasi itu aset yang bergerak, seperti mobil dinas. Tolong kalian kasih tahu saya. Kalau untuk (aset) bangunan, kalian lebih tahu dan saya juga harus mencari tahu awalnya aset ini berapa, sudah pintah tangan berapa dan sudah dikelolah orang lain berapa, itu saya perlu data,” tegasnya.
Selain tentang aset, Herman Deru menerangkan, bahwa Pemprov Sumsel sudah mengirimkan bantuan untuk korban di Palu dan Donggala. Pemprov Sumsel sudah melepas untuk bantuan dokter bedah umum, ortopedi dan SpOg.
“Karena baru semalam, maka nanti saya akan berkoordinasi lagi, begitu juga sekda akan berkoordinasi dengan bupati/wali kota. Karena Sumsel sudah ada tim yang sudah berangkat lebih dulu tadi malam, yakni Tim Kesehatan Sriwijaya. Kalau mungkin harus berangkat untuk memberikan bantuan, ya saya ikut berangkat. Dulu waktu jadi bupati saya juga ikut berangkat ke bencana di Sleman,” tandasnya. (tul)
















