KAYUAGUNG, fornews.co – Petugas Gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Polsek Lempuing, menemukan tahu mengandung formalin saat melakukan inspeksi dadakan di Pasar Tugu Mulyo, Kabupaten OKI, Senin (20/05).
Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Uli Arta menuturkan, sidak hari ini meliputi pasar, IRTP, toko makanan jajanan pasar, mini market dan toko manisan.
“Iya ada pabrik tahu positif menambahkan BTP berbahaya formalin ke dalam tahu milik usahanya,” kata Uli.
Kapolsek Lempuing, AKP Bustomi membenarkan penemuan pabrik tahu yang diduga menggunakan formalin tersebut. Bahkan, dari pabrik tersebut ditemukan satu jeriken lebih yang diduga berisi formalin untuk campuran bahan pembuat tahu.
“Iya benar ada (temuan), ini saya baru pulang dari lokasi di Desa Tugumulyo, Kecamatan Lempuing,” kata AKP Bustomi dikonfirmasi fornews.co lewat sambungan telepon.

Dijelaskan, penemuan pabrik tahu ini berawal dari razia yang dilakukan pihaknya bersama pihak Dinkes OKI. Saat mereka melakukan pemeriksaan pada tahu dagangan milik salah seorang pedagang ditemukan kandungan formalin.
“Terus ditanya asalnya dari mana. Katanya beli, akhirnya kita minta tunjukan di mana dan langsung menuju ke pabrik tempat pembuatan,” ungkapnya.
Tiba di lokasi, petugas gabungan ini berhasil menemukan satu jeriken yang diduga berisi formalin. Selain satu jeriken tersebut, petugas juga menemukan tahu siap jual yang diduga mengandung bahan berbahaya ini.
“Kalau tahunya banyak (yang ditemukan) selain jeriken formalin. Jadi total yang ditemukan itu 1 jeriken berisi 10 liter formalin murni, 4 jeriken 20 liter berisi air yang dicampur formalin. Dan 26 kantong plastik tahu siap kirim kurang lebih 2.650 biji,” jelasnya.
“Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Lempuing, selanjutnya untuk penanganan kasus tersebut,” tandasnya.(rif)

















