KAYUAGUNG, fornews.co – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya memperkuat sinergitas dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kali ini, Dinkes OKI menjalin kerjasama dengan PT Nestle Indonesia untuk membentuk Kampung Tangguh, Selasa (01/12).
Hadirnya Kampung Tangguh ini, ungkap Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan SKM MKes diharapkan menjadi langkah nyata untuk mengentaskan stunting di Kabupaten OKI.
Menurut Iwan, angka stunting di Kabupaten OKI terus menurun hingga pada Desember 2020 ini berada pada angka 10,1 persen. “Pada tahun 2018-2019 di Kabupaten Ogan Komering Ilir telah terdapat 10 desa yang menjadi lokus stunting dan angka stunting di tahun 2019 sebanyak 11.8 persen dari populasi yang diambil sedangkan untuk tahun 2020 sampai bulan Desember mengalami penurunan sampai dengan 10.1 persen,” ungkap Iwan.

Dia menegaskan, pencapaian ini akan semakin ditingkatkan lagi melalui inovasi dan kegiatan yang bisa meningkatkan kualitas kesehatan terutama untuk memberikan asupan nutrisi yang bergizi bagi bayi dan balita serta ibu. Juga dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) maupun lingkungan yang sehat.
Melalui kerjasama diharapkan akan mampu mempermudah dalam mencapai tujuan bersama. Untuk itu, Dinas Kesehatan menggandeng PT. Nestle guna memberikan perhatian penuh terhadap anak yang butuh asupan gizi di masa pertumbuhan melalui produk baru PT. Nestle yakni susu Batita serta membantu mereka di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.
Sementara itu, Regional Consumer Activation PT. Nestle Indonesia, Riko Antonius mengatakan, kegiatan ini mampu menambah imunitas anak dan anggota keluarga lainnya, bahkan masyarakat di Kabupaten OKI dengan asupan gizi melalui produk PT Nestle sehingga sehat dan kuat untuk menghadapi era kenormalan baru ini
Riko menambahkan, PT. Nestle Indonesia memberikan bantuan dalam bentuk 2.000 paket susu dan 2 buah wastafel portabel untuk masyarakat di Bumi Bende Seguguk. (rif)
















