PALEMBANG, fornews.co-Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Sumsel langsung melakukan koordinasi tingkat kabupaten/kota, guna melaksanakan Piala Menpora U-12, setelah mendapatkan mandat dari Kementerian Pemuda & Olahraga (Kemenpora).
Ketua Pelaksana Piala Menpora U-12, Alfa Risi Arma SE mengatakan, setelah mendapat mandat dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota, maka pihaknya langsung membagi tujuh Zona Sumsel. Pembagian zona itu antara lain, Zona Muba (Kab Muba & Banyuasin), Zona Rawas/Silampari (Muratara, Mura dan Lubuklinggau), Zona Lekipali (Lahat, Empat Lawang dan Pagaralam), Zona Liot (Muaraenim, PALI dan Prabumulih), Zona OKU Raya (OKU Induk, OKUS dan OKUT), Zona Ogan (Ogan Ilir dan OKI) dan Zona Palembang.
“Masing-masing zona akan akan mendapat atau mengirimkan dua tim terbaik (juara dan runner up), untuk ketingkat provinsi. Berbeda dengan zona Palembang yang mendapat kuota empat tim terbaik untuk ke tingkat provinsi,” katanya.
Alfa menerangkan, hingga saat ini sudah ada dua zona terlaksana, yakni zona Muba dengan meloloskan SSB GAMBA Banyuasin dan SSB Sekayu FC. Kemudian zona Lekipali, yang meloloskan SSB PORSIDO Lahat dan SSB Empat Lawang. “Dalam dua minggu ke depan, zona yang lain mulai dilaksanakan. Zona OKU Raya dan Zona Rawas/Silampari mulai 22-23 Juli, Zona Lekipali 26-28 Juli. Selanjutnya Zona Palembang yang akan dilaksanakan pada 29-30 Juli 2017 d Lapangan Hatta. Khusus Zona Palembang pendaftaran terakhir tanggal 28 Juli, dengan biaya pendaftaran Rp500.000 per tim,” terang Ketua Harian FOSSBI sumsel itu.
Alfa meneruskan, untuk even ini FOSSBI sebagai pihak pelaksana tidak membatasi jumlah peserta. Artinya, peserta bisa dari SSB, sekolah atau Madrasah Iftidaiyah. “Dalam event ini kita memberikan kesempatan anak-anak bermain dengan atmosfer pertandingan bola yang sesungguhnya. Pada puncaknya, 16 tim terbaik ini akan berlaga di seri provinsi untuk berkompetisi mencari juara sebagai wakil sumsel di tingkat nasional Piala Menpora U-12, yang akan di gelar di Magelang, Jawa Tengah, bertepatan dengan Hari Olah Raga Nasional (Haornas),” tandasnya. (tul)

















