MUARADUA, fornews.co – Tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatra Selatan resmi dilantik, Rabu (09/10/2019) di ruang sidang paripurna gedung DPRD setempat.
Ketiga pimpinan definitif yang diambil sumpah dan janjinya yakni, Heri Martadinata sebagai Ketua (dari fraksi Partai Demokrat), Yohana Yudayanti sebagai Wakil Ketua I (dari fraksi Partai Golkar) dan Charles Minarko sebagai Wakil Ketua II (dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)).
Pengambilan sumpah dipimpin langsung Kepala Pengadilan Negeri (PN) Baturaja Denie Arsan Fatrika, SH MH, yang disaksikan Bupati OKU Selatan Popo Ali, Wakil Bupati Sholihien Abuasir, Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Adriana SIK, Kepala Kejaksaan Negeri OKU Selatan Edi Irsan Kurniawan, SH MH, Seluruh Anggota Dewan, Pabung Kodim 0405 OKU, perwakilan BUMN/BUMD dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Heri Martadinata duduk di kursi Ketua DPRD sesuai mandat dari DPP Partai Demokrat setelah partai yang diketuai Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini meraih kursi terbanyak di DPRD OKU Selatan hasil Pemilu Legislatif 2019.
Usai dilantik, Heri mengatakan, dirinya dan anggota DPRD OKU Selatan akan segera melaksanakan tugas sebagaimana amanat yang telah ditentukan.
“Yang pastinya tugas sudah banyak menanti di depan. Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pihak agar kedepannya kami mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi dengan baik di legislatif ini,” katanya.

Menurut Heri, dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan penyusunan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) dan juga kelengkapan lainnya yang belum terbentuk.
“Mungkin itu yang jadi agenda terdekat yang harus diselesailan. Selanjutnya agenda pembahasan hal-hal lain menyusul kemudian,” tambah Heri.

Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dalam sambutannya mengatakan, selaku eksekutif, pihaknya berharap kepada pimpinan yang baru dilantik dapat menjalankan fungsi-fungsi legislasinya dan terus menjalin komunikasi yang baik di kedua lembaga tersebut.
“Terjalinnya komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif tentunya harapan kita semua. Hal ini agar pembangunan di OKU Selatan dapat berjalan dengan baik, yang nantinya bermuara ke kesejahteraan masyarakat luas,” kata Popo Ali.
Diakui Popo Ali, tanpa dukungan dan dukungan legislatif, tidak mungkin pihaknya dapat menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Bumi Serasan Seandanan dengan baik. (sub/adv)
















