BAYUNG LENCIR, fornews.co – Masyarakat Musi Banyuasin diimbau tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks dan tetap menjaga kondusifitas kabupaten ini.
Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Muba Beni Hernedi saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Bayung Lencir, Kamis (26/4). Di hadapan unsur pemerintahan kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pimpinan perusahaan serta warga di Kecamatan Bayung Lencir dan Tungkal Jaya, Beni meminta masyarakat Muba jangan mudah percaya dan terpancing pada konten hoaks yang disebarkan di media sosial. Menurut Beni, setiap informasi yang diperoleh hendaknya dipahami isi dan maksudnya. Jika memang bermanfaat dan berguna baru dibagikan.
“Kecanggihan teknologi punya banyak manfaat positif, namun ada juga dampak negatifnya yang harus diwaspadai terutama konten mengandung berita hoaks, pornografi, dan sebagainya,” ujar Beni saat bersilaturahmi dengan warga di halaman Mapolsek Bayung Lencir, Kamis (26/4).
Beni juga menegaskan, Pemkab Muba akan mendukung penuh Polres Muba menjalankan tugasnya dalam rangka mewujudkan keamanan, ketentraman dan kenyamanan di Muba. Selain itu Beni juga meminta jika ada perusahaan yang bermasalah dengan warga atau lainnya, diharapkan yang hadir saat rapat mediasi adalah level pengambil keputusan.
“Sebagian besar konflik yang terjadi di Muba ini permasalahan agraria antara masyarakat dengan perusahaan dan negara yang harus segera kita selesaikan,” tuturnya.
Beni juga menjelaskan mulai tanggal 1 Juli 2019, Pemkab Muba resmi memberlakukan Peraturan Daerah tentang pesta malam yang mengatur pesta tidak boleh dilaksanakan malam hari karena rawan menjadi tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang, konsumsi minuman keras, prostitusi serta tindak kejahatan lainnya.
Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti menganalisa pemicu tindak kriminal yang terjadi di Muba sebagian besar dilatarbelakangi oleh penggunaan narkoba. Menurut data yang ia terima banyak pelaku kriminal, orang gila/stres karena mengkonsumsi narkoba.
“Semua unsur yang ada mohon kepeduliannya untuk bersama-sama memerangi narkoba. Pak camat, pak kyai, tolong sampaikan pada acara atau ceramahnya soal bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolres.
Andes juga meminta dukungan dan kerja sama semua pihak untuk melaksanakan tugas sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat dan menjaga situasi Kamtibmas di Muba. “Kalau ada anggota saya yang malas-malasan dalam bertugas, segera laporkan kepada saya agar bisa diberikan sanksi tegas,” tukasnya. (ije)

















