PALEMBANG, fornews.co – Tercecer di peringkat 12 klasemen sementara Liga 1 2018 membuat Sriwijaya FC harus bekerja ekstra keras memangkas selisih poin dengan tim di atasnya. Misi itu dimulai saat menyambut PSM Makassar, Sabtu (28/4) sore.
Hingga pekan kelima Liga 1, SFC baru mengantongi 6 poin hasil 1 kali menang, 3 seri dan 1 kalah. Sementara ini Laskar Wong Kito tertinggal 5 poin dari Persipura Jayapura yang memuncaki klasemen dengan 11 poin hasil 3 kemenangan dan 2 kali seri.
Dua hasil imbang di dua laga terakhir kontra Persipura (2-2) dan Persebaya Surabaya (1-1), membuat laju SFC di klasemen tertahan. Padahal secara permainan, Yuu Hyun-koo dkk layak meraih hasil maksimal di dua pertandingan itu.
Kini, SFC berkesempatan memutus rentetan hasil tak memuaskan itu. Menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, tentunya para pendukung ingin tim kebanggaannya menundukkan tim tamu dan memperbaiki peringkat di klasemen.
“Dua hari terakhir kita lakukan pematangan tactical. Sebab kita tahu lawan yang kita hadapi PSM yang musim lalu di papan atas. Bahkan di musim ini pun prestasi mereka juga bagus dan bersaing di papan atas. Saya rasa memang perlu persiapan khusus hadapi PSM,” kata Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan usai memimpin latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (26/4) sore.
Menurut RD, meski mendapat tekanan harus menang, namun dia mengharapkan para pemain yang turun berlaga nantinya bisa bermain lepas dan melupakan tekanan yang ada. “Saya harap momentum ini anak-anak main lepas dan atur ritme permainan, semoga hasilnya baik,” tutur pelatih 51 tahun ini.
Mengenai PSM Makassar, RD menilai tim asal Sulawesi Selatan ini bermaterikan pemain berpengalaman di Indonesia. Selain itu materi pemain asingnya pun mampu menunjang performa tim keseluruhan.
“PSM punya banyak pemain experience. Ada (Ferdinand) Sinaga, Zulham (Zamrun), Guy Junior, Rasyid Bakri, dan pemain asingnya juga bagus. Jadi banyak yang harus diwaspadai pergerakannya,” ujar RD. (ije)

















