KAYUAGUNG, fornews.co – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pedamaran kembali membubarkan secara paksa kerumunan anak muda yang sedang menikmati balapan liar di Depan Puskesmas Pedamaran, Sabtu (02/03) malam.
Mengantisipasi hal ini kembali terjadi, Kapolsek Pedamaran, Iptu RC Tarigan mengungkapkan, pihaknya harus melakukan pemantauan di sekitar lokasi hingga dini hari. Dikatakannya, pembubaran paksa aksi ini bukan hanya kali ini.
“Ini sudah kali ketiga kita membubarkan kumpulan anak muda yang memicu akan menggelar track-trackan (balapan) motor di lokasi. Kalau dibiarkan pasti akan terjadi kebut-kebutan,” katanya, Minggu (03/04).
Aksi anak-anak muda ini menjadi sangat miris jika melihat kondisi saat ini di mana hal ini dilakukan ketika pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak berkerumun untuk menghindari penularan virus Corona. Untuk itu, dia mengharapkan agar masyarakat dapat bekerjasama dan melaporkan jika ada perkumpulan salah satunya seperti ini.
Tokoh Masyarakat, Kandar mengaku aksi para pemuda ini sangat mengganggu. Apalagi, motor yang mereka pakai menggunakan knalpot dengan suara yang nyaring. Di samping itu, dia menilai hal semacam ini juga sangat membahayakan masyarakat dan mereka yang terlibat dalm aksi itu sendiri.
“Kami senang mereka bisa dibubarkan karena dapat mengganggu ke khusyukan beribadah. Mereka para remaja bukan hanya dari Desa Pedamaran api ada juga dari desa tetangga yang sengaja datang kesini. Sayangnya sudah beberapa kali dibubarkan mereka tidak jera melakukan aksi kembali,” jelasnya.
Ia berharap setelah tiga kali dibubarkan ini ke depan aksi serupa tidak lagi dilakukan dan meminta pihak kepolisian terus melakukan patroli dan tindakan tegas agar para remaja ini jera. (rif)

















