PALEMBANG, fornews.co – Kota Prabumulih sebagai tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XII, Kota Prabumulih, mengajukan tiga cabang olahraga tambahan yang akan dipertandingkan.
“Kita sebagai tuan rumah Porprov meminta supaya cabor soft tenis, bridge dan hoki ikut dipertandingkan,” ujar Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Prabumulih Joko Firdaus pada rapat persiapan Porprov Sumsel XII di Sekretariat KONI Sumsel, Kamis (04/07).
Joko yang hadir sebagai perwakilan panitia mengatakan, dengan penambahan tiga cabor ini, maka bakal ada 30 cabor yang siap dipertandingkan di Prabumulih nanti.
“Semua sudah kita siapkan. Secara keseluruhan kami sebagai tuan rumah sudah siap,” tegasnya.
Menanggapi usulan tuan rumah, Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel Bidang Pembinaan Prestasi Syamsuramel menyatakan secara teknis usulan tambahan cabor tersebut bukan suatu masalah.
“Untuk venue soft tenis bisa menggunakan lapangan tenis. Venue bridge juga tidak sulit pastinya bisa dimana saja, di lobi hotel atau gedung pertemuan. Jadi untuk venue, harusnya memang bukan kendala,” ucapnya.
Meski demikian, Ramel mengingatkan panitia agar jeli dalam menyusun jadwal pertandingan. Sebab pada Porprov Prabumulih nanti, diperkirakan akan diikuti setidaknya 7.000 atlet. Jika jadwal dari 30 cabor yang dipertandingkan berbarengan, bisa berdampak pada akomodasi peserta. Oleh sebab itulah, panitia harus mengatur jadwal pertandingan dengan baik.
“Jadi nanti harus diatur, ada cabor yang lebih dulu dipertandingkan, tapi ada yang di hari-hari terakhir,” ujarnya.
Masih kata Ramel, Porprov tahun ini ditetapkan sebagai Porprov pembinaan. Itu artinya ada regulasi yang harus dipatuhi bersama, salah satunya batasan usia. Pada Porprov di Prabumulih usia setiap atlet yang turun maksimal 21 tahun.
“Jadi Porprov kali ini buat atlet kelahiran 1 Januari 1998 dan sesudahnya. Tapi ada juga cabor tertentu ada pembatasan usia minimal, seperti cabor atletik minimal 15 tahun,” ucapnya.
Plh Ketua KONI Sumsel Dhennie Zainal menambahkan, KONI Sumsel akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk memantapkan persiapan Porprov di Prabumulih. “Pada rapat anggota KONI Sumsel dalam waktu dekat juga akan kita bahas soal Porprov dan juga PON di Papua pada tahun 2020,” tuturnya. (ije)

















