PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menginstruksikan para kepala daerah di kabupaten/kota untuk dapat mengangkat potensi daerah setempat menjadi ikon andalan. Hal ini penting karena terkait dengan jumlah anggaran yang akan dialokasikan Pemprov Sumsel ke daerah bersangkutan di Tahun Anggaran 2021.
Dia menjelaskan, alokasi anggaran daerah perlu disesuaikan dengan potensi di daerah tersebut. Dicontohkannya potensi pertanian dan perkebunan, berarti program anggaran perlu memaksimalkan hasil produksinya melalui pembuatan bendungan atau irigasinya.
“Seperti di Empat Lawang, sangat memungkinkan untuk menanam jagung, karena struktur tanahnya mendukung, maka harus ditingkatkan produksinya. Seperti saya pernah sampaikan harus ada yang ditonjolkan. Sekarang, kita harus bicara ikon,” ujar Deru di sela-sela mendengarkan paparan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang di kantor Gubernur Sumsel, Senin (1/2/2021).
Deru menekankan, program proyek strategis yang telah disusun Kabupaten Empat Lawang seharusnya direncanakan dengan matang karena sangat erat kaitannya dengan pendanaan. Terlebih di TA 2021 ini Pemprov fokus pada penyelesaian berkelanjutan (multiyears) atau proyek-proyek yang mangkrak.
“Untuk tahun ini akan kita fokuskan pada penyelesaian proyek strategis seperti Jembatan Lawang Agung. Proyek jalan akses antar kelurahan antar desa juga harus tuntas,” katanya.
Sementara itu, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad mengatakan, pihaknya akan berusaha menyinergikan program kerja sesuai dengan keinginan Gubernur. Utamanya termasuk terkait dengan mengangkat potensi yang akan menjadi ikon daerah.
“Kami akan bekerja sama dengan ITB sebagai salah satu upaya mengangkat potensi Empat Lawang untuk dijadikan ikon, selain tentu akan melibatkan juga sarjana dari daerah kami,” ujar Joncik.
Dalam paparannya, Joncik menyebut ada sejumlah program strategis yang menjadi prioritas untuk dituntaskan tahun ini, salah satunya menyelesaikan pembangunan jembatan Lawang Agung, Bandar Agung Kecamatan Pasemah Air Keruh sepanjang 80 meter. (yas)

















