JAKARTA, fornews.co – Presiden Joko Widodo menargetkan agar ke depan pemeriksaan atau uji spesimen PCR dalam sehari bisa mencapai 20.000. Hal ini dia sampaikan melalui akun Twitter resminya @jokowi, Kamis (04/06) sore.
Dalam Tweet tersebut, Jokowi mengungkapkan alasan target 20.000 tersebut muncul adalah keberhasilan target pengujian 10.000 sampel spesimen perhari telah terlampaui.
“Target pengujian spesimen 10.000 perhari sudah terlampaui. Sekarang, target kita naikkan yaitu 20.000 uji spesimen PCR perhari,” tulisannya.
Dia juga berharap agar pelacakan dilakukan lebih agresif menggunakan teknologi komunikasi dan bukan dengan cara-cara konvensional.
Dalam Tweet sebelumnya, Jokowi juga mengungkapkan bahwa dalam penanganan COVID-19 ini, manajemen satu data mulai diperbaiki. Dengan harapan, semua perkembangan mengenai COVID-19 dapat dilaporkan secara real-time dari laboratorium atau gugus tugas di daerah.
“Dengan satu data, kebijakan yang kita keluarkan bisa lebih tepat dan akurat.” (rif)

















