PALEMBANG, fornews.co – Prestasi atlet difabel asal Kota Palembang telah menembus level internasional. Sayangnya dukungan anggaran pembinaan dan prestasi dari Pemkot Palembang belum memadai.
Hal itu terungkap pada pelantikan Pengurus Kota National Paralympic Committee (NPC) Palembang masa bakti 2018-2023 di ruang balai kota Pemkot Palembang, Kamis (03/01).
“Meski pelantikan baru dilakukan, namun atlet-atlet NPC Palembang telah melahirkan prestasi baik nasional hingga internasional. Oleh karena itu, kami berharap Pemkot Palembang lebih peduli dan perhatian, baik pemberian bonus maupun dukungan anggaran pembinaan dan prestasi,” ujar Ketua Pengkot NPC Palembang, Salim Saputera.
Lanjutnya, prestasi terbaru atlet NPC Palembang mampu menembus podium Asian Paragames belum lama ini. Mulai dari Yuni di cabor catur (1 emas, 1 perunggu), Elsa di boling (1 emas, 1 perak), Hendi di catur (3 emas), Maksum di catur (3 perak), dan Adji Hartono di catur (1 emas, 1 perunggu).
Pernyataan itu dipertegas Ketua Umum Pengprov NPC Sumsel Ryan Yohwari. Menurut Ryan, jika merujuk pada daerah-daerah lain, kabupaten/kota di Sumsel telah memberikan dukungan anggaran terhadap NPC. Namun, Palembang hingga saat ini belum mengalokasikan anggaran khusus untuk NPC.
“Belum lagi kalau kita lihat di Solo, mereka dapat perunggu saja, sampai diarak. Prestasi atlet kita Palembang bahkan lebih dari itu, emas di Asian Paragames cukup banyak diraih tapi penghargaan tidak semeriah daerah lain,” urainya.
Berkaca dari fakta tersebut, Ryan berharap Pemkot Palembang bisa mendukung anggaran olahraga NPC. Sebagaimana NPC Sumsel mendapatkan dana hibah dari Pemprov Sumsel, begitu juga NPC kabupaten/kota di Sumsel selain Palembang yang telah didukung pemerintah setempat.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Kesra Pemkot Palembang K Saruddin mengaku memang belum mengenal lebih dekat NPC. Namun, prestasi yang diraih atlet asal Palembang sangat diapresiasi.
“Mudah-mudahan, kepedulian terhadap NPC dapat kita tingkatkan. Apalagi, NPC Palembang telah banyak menyumbang prestasi di Asian Paragames,” pungkasnya. (ije)

















