PALEMBANG, fornews.co – Proyek pengerjaan Jembatan Musi VI diprediksi tidak bakal selesai saat berlangsungnya Asian Games 2018, Agustus mendatang. Karena, sejauh ini alokasi dana untuk pembebasan lahan tidak memadai.
Pun demikian, Pejabat Pembuat Komite (PPK) Jembatan Musi VI, Joko Saputra mengatakan, untuk pembangunan kontruksi jembatan tidak ada masalah, namun yang menjadi kendala proses pembebasan lahan.
“Sampai saat ini lahan di seberang ilir dan ulu masih belum bebas, belum tahu kapan selesainya pembebasan lahan ini. Padahal pembangunanya masih membutuhkan waktu hingga 5 bulanan lagi. Jadi bisa diprediksi sendiri gimana mau ngejarnya kalau untuk Asian Games,” kata Joko, Selasa (17/04).
Dijelaskan Joko, untuk pembebasan lahan ini, setidaknya ada 30 rumah warga di seberang ilir dan 15 rumah di seberang ulu yang belum bebas lahan. Atau sekitar 300 meter di Seberang Ilir dan 200 meter di Seberang Ulu.
“Secara kontrak pembangunan Jembatan Musi VI ini selesai sampai akhir Desember 2018. Jadi kalau sampai batas waktu tersebut pembangunannya belum selesai maka dibuat kontrak baru lagi,” tuturnya.
Pun demikian persoalannya, Joko menambahkan, kalau proyek tersebut masih terus dikerjakan. Bahkan progres pembangunannya sampai saat ini sudah 61.578 persen. “Kalau diprediksi membutuhkan waktu sampai 5 bulanan lagi baru selesai,” tandasnya.
Untuk diketahui, pengerjaan Jembatan Musi VI saat ini fokus pada pembersihan lantai bentang tengah. Lalu nantinya akan dilanjutkan pengecoran lantai P6, P7, P8, P9 dan P10, sedangkan P11 belum bisa dikerjakan karena lahanya belum bebas. (bas).

















