PALEMBANG, fornews.co – Kalah di pertemuan putaran I, PSCS Cilacap mengusung misi balas dendam pada pertemuan putaran II yang akan berlangsung di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu (08/09) sore.
Ya, Laskar Nusa Kambangan menderita kekalahan 0-2 saat tandang ke Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (07/07). Saat itu dua gol Sriwijaya dicetak Yongki Aribowo dan Airlangga Sucipto.
Bermain di Stadion Wijayakusuma, PSCS mengusung misi balas dendam. Kebetulan, rekor kandang M Arifin dkk sangat baik. Dari 6 laga kandang yang sudah dilakoni, PSCS belum terkalahkan dengan menyapu 5 kemenangan dan 1 hasil imbang. Catatan apik ini menjadi modal yang cukup saat menjamu Sriwijaya yang saat ini berada di puncak klasemen sementara wilayah barat.
“Kita sama-sama tahu Sriwijaya punya target kembali ke Liga 1. Oleh karena itu, kita harus jadi bagian dari menghadang mereka memenuhi target itu. Kita juga harus revenge, karena tiga kemenangan kita di putaran I dipatahkan di Palembang sama Sriwijaya. Oleh karena itu, tren positif Sriwijaya putaran II harus kita patahkan disini,” ujar Pelatih PSCS Cilacap Djoko Susilo pada pre-match press conference di Stadion Wijayakusuma, Sabtu (07/09).
Dikatakan Djoko, pertandingan kontra Sriwijaya ini merupakan laga yang sangat krusial. Bahkan, Djoko menyebutkan mulai pekan 15 ini setiap pertandingan sangat menentukan langkah PSCS kedepan.
“Aceh Babel United sudah kita lewati dengan positif. Sriwijaya tidak kalah beratnya. Mereka punya banyak pemain dari Liga 1 yang masuk di putaran II. Terbukti PSGC Ciamis kalah di kandangnya. Kalau lihat head to head kita dengan Ciamis draw, mereka unggul. Itu menunjukkan Sriwijaya di atas kita,” tutur Djoko.
Meski secara materi pemain di bawah Sriwijaya, namun Djoko menegaskan, anak asuhnya punya motivasi tinggi mengalahkan tim sekelas Sriwijaya. Meski komposisi intinya tidak full team, namun Djoko optimis mampu mengatasi Laskar Wong Kito.
“Bek kanan dua-duanya tidak bisa. Tentunya kita siapkan alternatif atau diisi Yosi Kurniawan yang pernah bermain disitu atau Rendi Saputra yang digeser ke kanan. Tapi kita lihat kondisi terakhir besok. Meski dihitung dari pemain kita tidak komplet tapi dari komposisi kita main 11 lawan 11, yang jelas motivasi kita (menang) ada disini,” tukas Djoko.
Sementara itu, gelandang PSCS Cilacap Dwi Andika Cakra Yudha menambahkan, pertandingan kontra Sriwijaya FC besok sore tidak gampang. Butuh kerja keras dan motivasi lebih dari pelatih dan pemain untuk meraih poin di kandang.
“Karena kemarin kita kalah di kandang Sriwijaya maka sekarang di kandang harus poin penuh,” katanya. (ije)
















