KAYUAGUNG, fornews.co – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, Pulau Maspari memiliki potensi yang bagus untuk dijadikan salah satu destinasi wisata baru di Sumsel.
Pernyataan itu dituturkan usai meninjau kondisi pulau tersebut dan UPTD Balai perikanan Tawar dan payau milik Pemprov Sumsel, Kamis (15/11).
Menurutnya, pulau terluar di wilayah Sumsel tersebut, sangat potensial, karena Sumsel tidak memiliki laut kecuali di pulau ini. Hanya saja, selama ini Pulau Maspari kurang diperhatikan, sehingga potensi yang ada menjadi tidak maksimal.
“Ini sebenarnya potensi sekali, di Sumsel kan tidak ada laut. Kalaupun ada laut tapi lumpur. Nah di laut ini pasirnya putih. Saya yakin kalau ini dikelola wisatawan akan senang sekali datang ke sini. Mulai 2019 akan lihat kenyataan dan ini akan kita mulai,” kata Mawardi.
Dari hasil tinjauannya itu, Mawardi mengaku Pulau Maspari memerlukan beberapa pembenahan dan pengelolaan yang lebih maksimal, agar ke depan menjadi salah satu objek wisata andalan di Sumsel.
“Akan kita kelola menjadi wisata, tetapi kita tetap utamakan untuk pembenihan seperti udang, kakap, dan ikan-ikan laut lainnya dulu. Sehingga nanti dengan sendirinya wisatawan akan datang. Untuk ini kita perlu melibatkan pariwisata kita. Insya Allah mudah-mudahan ini bisa,” ungkapnya optimis.
Sementara itu, Camat Tulung Selapan Djamik Djauhari mengaku sependapat dengan rencana yang dikemukakan Mawardi.Diapun berharap rencana ini segera diwujudkan agar Pulau Maspari bisa dikembangkan menjadi tempat liburan dan rekreasi.
“Tentu kami senang sekali dengan Gagasan Wakil Gubernur ini. Kalau ini dikembangkan, warga pasti akan senang, karena tak perlu jauh-jauh untuk liburan dan berekreasi,” ujarnya.
Sekadar informasi, rombongan Wagub Sumsel Mawardi Yahya, berangkat ke Pulau Maspari melalui Dermaga Tulung Selapan, OKI. Kemudian
perjalanan menuju Pulau Maspari sekitar pukul 12.00 WIB, dengan menggunakan speed boat. Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, untuk kemudian dilanjutkan meninjau UPTD Balai perikanan Tawar dan payau milik Pemprov Sumsel.(bas)

















