PALEMBANG, fornews.co – Belum lama ini, Dodi Reza Alex menyatakan dirinya sudah mundur dari kursi Presiden Sriwijaya FC sejak beberapa bulan lalu. Keputusan Dodi tersebut disayangkan Ketua Tim SAR Sriwijaya FC Syahrial Oesman.
“Sebagai orang tua, sahabat, kawan, saya secara pribadi sangat menyayangkan keputusan Dodi. Seharusnya jangan dulu mundur dari Presiden SFC. Berjuang, selamatkan dulu ini harta masyarakat Sumsel. Kalaupun benar-benar degradasi, hal itu bukan semata-mata kesalahan Dodi sendiri,” ujar Syahrial ditemui di kantor DPW Partai NasDem Sumsel, Kamis (15/11) sore.
Meski demikian, Syahrial berterima kasih kepada Dodi Reza Alex yang telah memberikan bonus kepada tim Sriwijaya. Hal itu membuktikan sebenarnya putra sulung Gubernur Sumsel 2008-2018 Alex Noerdin ini masih memperhatikan Laskar Wong Kito.
“Terima kasih, walaupun saya belum terlalu jelas mengenai status Dodi apakah masih presiden atau tidak di SFC,” kata Syahrial.
Ditemui di Wisma Muba Jalan Inspektur Marzuki Palembang, Selasa (13/11), Dodi Reza Alex sempat menerangkan mengenai keputusannya mundur setelah kurang lebih 9 tahun menduduki posisi Presiden Sriwijaya FC. Menurutnya, keputusan untuk mundur dari manajemen Sriwijaya sudah diapungkan sejak 2 atau 3 tahun lalu. Ditambah lagi sejak terpilih memimpin Kabupaten Musi Banyuasin, Dodi mulai kewalahan membagi waktu antara klub dengan tanggung jawabnya memimpin daerahnya.
“Saya sudah pernah menyampaikan keinginan (mundur) ke manajemen. Tapi dua tahun lalu sampai sekarang tidak ada yang mau menggantikan saya. Karena masih banyak pekerjaan yang harus diurus, seperti rekrut pemain, mencari sponsor, serta yang paling penting bertanggung jawab secara finansial. Maka dari itu saya terus melanjutkan pengabdian saya sebagai Presiden SFC. Tapi sekarang akhirnya saya harus melepas posisi (Presiden SFC) selama 9 tahun ini,” papar Dodi.
Diterangkan Dodi, sejak 2011 hingga sekarang, Sriwijaya FC tak lagi mendapat dukungan dana dari APBD. Oleh karenanya manajemen kerja keras mencari sponsor untuk keberlangsungan tim.
“Presiden SFC selanjutnya harus mampu mengatasi (persoalan) finansial dan harus mengayomi seluruh kepentingan SFC. Jadi bukan hanya finansial yg akan aman tetapi eksistensi klub ini,” kata Dodi.
“Dan saya yakin (Direktur Utama PT SOM) pak Muddai akan mencari pengganti yang terbaik. Saat ini memang beliau menjabat sementara, tapi saya percaya pak Muddai akan all out mengurus SFC,” imbuhnya. (ije)

















