“Sekolah dan berobat gratis yang selama ini dinilai masyarakat mati suri akan dihidupkan lagi. Janji kami akan melayani masyarakat sumsel tanpa membedakan status sosial,” terangnya, saat berbicara pada acara Deklarasi dan mohon doa restu Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018-2023, Herman Deru – Mawardi Yahya, di Benteng Kuto Besak (BKB), Minggu(07/01).
Herman Deru menyatakan, ada yang paling penting saat berkumpul bersama masyarakat pagi ini di BKB, yakni guna bersepakat guna mengukuhkan diri untuk Sumsel. Bersama partai pengusung (Partai NasDem, PAN dan Hanura), masyarakat dan relawan, untuk menjadikan sumsel yang lebih baik dan lebih maju.
“Saya ucapkan terima kasih pada partai pengusung, hingga hari ini kami dapat menyatakan diri sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sumsel. Saya bersama Pak Mawardi, mengajak kita semua meraih kemenangan dengan kesopanan dan kesantunan. Jangan pernah tergoda untuk menggunakan politik hitam, kami mengajak semuanya melangkahkan kaki ini, atas izin dan doa restu masyarakat,” ujarnya.
Mantan Bupati OKU Timur dua periode tersebut jgua mohon izin dan mohon doa restu kepada masyatakat Sumsel, untuk menjadikan masyarakat sumsel yang lebih maju. “Tentunya melakukan pemerataan pembangunan di seluruh daerah, bukan hanya terpusat di satu daerah,” tukasnya.
Sementara, Korwil DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago menegaskan, bahwa Partai Nasdem tegak lurus untuk memenangkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya. “Ini perintah partai, jika tidak mendukung akan terancam dipecat. Untuk memenangkan pasangan calon ini tentu kita akan menggerakan mesin partai,” tandasnya.
Pada deklarasi Paslon Gub dan Wagub Sumsel Herman Deru-Mawardi Yahya itu, juga dihadiri Korwil DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Edi Agusyanto, Ketua DPP Partai Hanura Fauzi H Amro, dan semua jajaran dari ketiga partai pengusung tersebut. (tul)

















