TUNGKAL JAYA, fornews.co – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muba bekerjasama dengan TP PKK Muba menggelar pasar murah sembilan bahan pokok (sembako) yang menjadi kegiatan rutin jelang masuk bulan suci Ramadan. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan yang biasa terjadi menjelang Ramadan.
Kali ini gelaran pasar murah sembako dilaksanakan di Desa Pandan Sari, Kecamatan Tungkal Jaya, Minggu (6/5). Ratusan masyarakat dari beberapa desa terlihat sejak pagi mengantre untuk membeli paket sembako yang disediakan di antaranya beras, telur ayam, gula pasir, gandum, susu, mie instan, minyak goreng, margarin dan sirup.
Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, naik turunnya harga sembako di pasaran menjelang bulan suci Ramadan, Pemkab Muba sengaja mengintervensi pasar dengan menggelar pasar murah sembako yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat golongan ekonomi kurang mampu untuk membeli bahan pokok makanan dengan murah.
“Ada sembilan bahan pokok yang dijual Pemkab Muba dengan subsidi mencapai 50%, ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu rakyat menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Beni.
Beni berpesan agar kegiatan pasar murah sembako ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan berharap ini dapat meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan.
“Marhaban ya Ramadan, selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1439 Hijriah. Semoga di bulan suci Ramadan ini kita dapat meningkatkan amal ibadah kita, kepribadian, keimanan dan amal saleh kita,” tuturnya.
Mekanisme pelaksanaan Pasar Murah Sembako ini diberikan dengan cara membagikan kupon ke kepada masyarakat yang kurang mampu. Selanjutnya masyarakat menukarkan kupon kepada panitia, sehingga masyarakat dapat membeli bahan sembako dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. Adapun komoditas pasar murah sembako dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar dengan kisaran harga Rp1.500-5.000. Seperti beras harga normal Rp13.000 per kilogram dijual hanya Rp8.000 per kilogram, gula pasir dari Rp14.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, telur ayam dari Rp22.500 menjadi Rp18.000 per kilogram, dan mie instan dari Rp2.700 menjadi Rp1.200 per bungkus.(ije)

















