FORNEWS.CO
  • Metro Sumsel
    • Metropolis
  • Nasional
    • Internasional
  • Ekobis
  • Politik
  • Sport
    • All
    • Asian Games 2018
    • Babel Muba United
    • Ragam Sport
    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    Marselino Ferdinan tak bisa tampil bersama Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2025, lantaran dibekap cedera hamstring. (fornews.co/ist)

    Cedera Hamstring Bikin Marselino Gagal Tampil di SEA Games 2025, Indra Sjafri Siapkan Dua Nama Ini

    Menpora Erick Thohir, saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (fornews.co/tangkap layar)

    Tiga Arahan Presiden Soal Peningkatan Kesejahteraan Atlet dan Ekosistem Pembinaan Olahraga Nasional

    Sekretaris Umum KONI OKI, Iskandar Fuad mengalungkan medali emas kepada salah satu atlet Gulat putri, di venue Gulat Porprov XV Sumsel 2025, Senin (20/10/2025). (fornews.co/ist)

    Tiga Emas dari Cabor Gulat, Jaga Peluang Kontingen OKI Masuk 5 Besar Porprov XV Sumsel 2025

    Ketua Umum FPTI Sumsel, Beni Hernedi memasang point pertanda dibukanya perlombaan Cabor Panjat Dinding Porprov XV Sumsel 2025, di venue Gelanggang Remaja, Sekayu, Senin (20/10/2025). (fornews.co/Foto: Sidratul Muntaha)

    Minus 4 Daerah, 132 Climber Bersaing Rebut 22 Medali Emas Cabor Panjat Dinding Porprov XV Sumsel 2025

    Atlet sepatu roda OKI, Izra Zulsilva (dua dari kanan), usai meraih medali emas, perak dan dua perunggu, di Porprov XV Sumsel 2025, Sekayu, Sabtu (18/10/2025). (fornews.co/ist)

    Luar Biasa, Hari Pertama Porprov XV Sumsel 2025 Atlet Sepatu Roda Kontingen OKI Langsung Curi Satu Emas

    Bupati Muba, Toha Tohet saat meninjau venue Porprov XV Sumsel 2025 di Kota Sekayu, Jumat (17/10/2025). (fornews.co/ist)

    Klaim Beri Fasilitas Terbaik, Ini Komitmen Pemkab Muba pada Porprov XV Sumsel 2025

    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    • Ragam Sport
  • COVID-19
  • FornewsTv
  • Lain-lain
    • All
    • Advertorial
    • Berita Foto
    • Feature
    • Gaya Hidup
    • Hukum dan Kriminal
    • Kesehatan
    • Opini
    • Peristiwa
    PELEPASAN 29 relawan ke Aceh dilakukan di Aula Gedung Muhammadiyah DIY, Kamis, 4 Desember. Searah jarum jam, Alif Khoiruddin Azizi (Sekretaris MPKU PWM DIY), Jefree Fahana (KETUA LAZISMU DIY), Dede Haris Sumarno (Wakil Bendahara PWM DIY), dr. Nurcholid Umam Kurniawan (Direktur Utama RSU PKU Muhammadiyah Bantul), dan Indrayanto (Ketua LRB/MDMC DIY). (foto fornews.co/adam)

    Muhammadiyah DIY Berangkatkan Relawan ke Aceh

    POSTER film "Bandit". (foto fornews.co/jaff)

    “Bandit” Tampilkan Laga Kelam Berlatar Bali, Tayang Perdana di JAFF 2025

    Ilustrasi Denny JA. (fornews.co/ist)

    [OPINI] Sumatera yang Menangis dan Bunuh Diri Ekologis

    Ketua Persaudaraan 98 Sumsel, Dhio D Shineba. (fornews.co/ist)

    [OPINI] Optimisme Gubernur vs Realita Lapangan: Jangan sampai Rakyat Hanyut karena Terlena

    GARIN NUGROHO dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, dalam acara JAFF 2025 French Night di IFI Jogja, Senin malam, 1 Desember. (foto fornews.co/adam)

    Garin Nugroho Terima Penghargaan Officier dari Pemerintah Prancis di JAFF 2025

    PENGUMUMAN proyek film layar lebar "Si Buta dari Gua Hantu," besutan Magma Entertainment dan Bumilangit. Film diangkat dari komik bergambar karya Ganes TH diumumkan pada rangkaian JAFF Market 2025 di JEC, Ahad, 30 November. (foto fornews.co/)

    MAGMA Entertainment dan Bumilangit bakal Produksi Film “Si Buta dari Gua Hantu”

    • Hukum
    • Peristiwa
    • Opini
    • Pariwisata
    • Gaya Hidup
      • Budaya
      • Teknologi
    • Advertorial
      • Profil
      • Galeri
    • Berita Foto
No Result
View All Result
FORNEWS.CO
Sabtu, 6 Desember 2025
No Result
View All Result
FORNEWS.CO
No Result
View All Result
Home Metro-Sumsel

Rumah dan Kebun Terdampak Debu, Warga Desa Pangkalan Bayat Keluhkan Sikap PT MMJ

Sabtu, 7 Oktober 2023 | 16:25
A A
Potret debu yang berterbangan saat mobil pengangkut batubara di hauling batubara PT MMJ yang melewati wilayah Desa Pangkalan Bayat, pada Kamis (5/10/2023). (fornews.co/ist)

Potret debu yang berterbangan saat mobil pengangkut batubara di hauling batubara PT MMJ yang melewati wilayah Desa Pangkalan Bayat, pada Kamis (5/10/2023). (fornews.co/ist)

SEKAYU, fornews.co – Keluhan dan derita akan dampak dari debu yang berterbangan di jalan (hauling) batubara yang dikelola PT Musi Mitra Jaya (MMJ), juga dirasakan warga Desa Pangkalan Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba.

Betapa tidak, pasalnya akses hauling batubara tersebut melintasi wilayah Desa Pangkalan Bayat sepanjang 22 kilometer (km). Nah warga yang bermukin di Dusun II RT 04, Desa Pangkalan Bayat ini termasuk yang wilayah yang berdampingan langsung dengan hauling batubara tersebut.

Menurut Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Pangkalan Bayat, Dicky Sophan Pribadi, dampak dari hauling batubara yang dikelola PT MMJ itu sudah terjadi sejak tahun 2018 lalu.

BacaJuga

Respons Bupati Toha, Terkait Aksi Guru Swasta di Kabupaten Muba Tuntut Buka Peluang Seleksi PPPK

Tiga Emas dari Cabor Gulat, Jaga Peluang Kontingen OKI Masuk 5 Besar Porprov XV Sumsel 2025

Minus 4 Daerah, 132 Climber Bersaing Rebut 22 Medali Emas Cabor Panjat Dinding Porprov XV Sumsel 2025

Load More

Jadi, dari kurun waktu 2018 hingga 2023 ini khusus warga Desa Pangkalan Bayat yang terdampak, sama sekali belum ada kompensasi, pemberitahuan ataupun bertemu dengan perusahaan pengelola hauling batubara itu.

Karena selama tahun 2018, lalu lintas di hauling batubara itu tidak pernah berhenti alias 24 jam penuh. Atas dasar itulah, warga Pangkalan Bayat bingung harus mengadu atau melapor ke siapa.

Pihaknya, sambung Dicky, sudah melapor ke PT Bumi Persada Permai (BPP) yang memiliki izin hauling itu, namun jawabannya itu bukan tanggung jawab mereka.

Alasan lainnya, hauling batubara itu sudah mendapat izin pinjam pakai dari pemerintah pusat. Padahal, dari izin itu tentu perusahaan mendapat kompensasi dari peminjaman jalan tersebut, sedangkan masyarakat apa yang didapat selain debu dan penyakit.

“Kontribusi perusahaan untuk masyarakat dan Pemerintah Desa Pangkalan Bayat memang tidak ada. Itu yang sangat kami sesali. Karena aktivitas bisnis mereka sangat merugikan masyarakat kami terhadap dampak alamnya, terutama debu,” ujar dia.

“Selain mengganggu Kesehatan warga, juga merugikan tanaman kebun warga seperti karet dan kelapa sawit yang produktifitasnya sangat berkurang,” imbuh dia.

Dicky mengungkapkan, ada satu wilayah di Pangkalan Bayat yakni Dusun II RT04 yang banyak pemukiman dan usaha masyarakat, posisinya berada di dalam dan yang paling dekat dengan hauling batubara.

Keluhan warga Dusun II ini, kata Dicky, terkait kebun mereka yang sudah terpapar debu, karena radius debu tersebut hingga mencapai tiga kilo meter, yang kemungkinan tanpa disadari mencapai desa induk.

“Kalau mau mengeceknya silakan ke hauling batubara itu, saat mobil angkutan lewat, jarak hanya dua meter saja kita tidak tahu apa dan siapa yang lewat di depan dan belakang kita. Semua tertutup oleh debu,” ungkap dia.

Bahkan satu bulan lalu ada warga Pangkalan Bayat yang mengalami kecelakaan setelah tumburan dengan mobil angkutan batubara. Lalu tanam tumbuh yang ada di Dusun II, jangankan kemarau, saat musim hujan pun debu sangat mengganggu.

Jadi pihak Desa Pangkalan Bayat mengirim surat lewat Anggota Komisi II DPRD Muba Rabik HS, SH, MH yang memang konsen terhadap permasalahan ini.

“Makanya dua minggu lalu kami sudah menyurati pihak DPRD Muba untuk memfasilitasi kami untuk memohon agar perusahaan tersebut ditinjau kembali. Makanya ada RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum),” jelas dia.

“Secara materil, kerugian yang diderita warga ini kebun karet dan kelapa sawit mereka rusak, produktifitas mereka menurun dan banyak rusak,” timpal dia.

Sementara, Sopiah, warga RT 04 Dusun Kelobak Indah, Desa Pangkalan Bayat menuturkan, sejak ada hauling batubara ini banyak warga mengeluh, terutama karena debu jalan dan debu dari batubara itu sendiri.

‘’Anak cucu saya sangat rentan terkena penyakit akibat debu dari jalan batubara itu. Karen debunya berterbangan bisa sampai tiga kilometer. Ini anak cucu selalu batuk, demam, dan penyakit lainnya,” tutur dia.

Peremuan yang akrab disapa Mbah Iyah ini melanjutkan, kendati rumahnya agak jauh dari jalan batubara atau berjarak sekitar 150 meter, namun suara dan getaran mobil angkutan batubara itu masih terasa dari rumahnya.

Suara lalu Lalang mobil pengangkut batubara itu sangat mengganggu sekali, terutama di malam hari saat waktu istirahat. Tak hanya itu, dampak dari debu tersebut mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga, lalu terhadap kebun-kebun warga.

“Saking jauhnya debu jalan batubara itu berterbangan, hingga kebun-kebun warga juga terdampak. Kebun karet, kebun sawit, kebun pisang hingga tanaman sayur-sayuran yang ada disini semuanya tertutup debu,” kata pemilik dua hectare kebun karet itu.

Mbah Iyah mengaku akibat dari debu jalan batubara yang dikelola PT MMJ itu membuat penghasilan karet kita berkurang. Dari sebelum ada jalan batubara itu penghasilan satu hektare kebun karet bisa sampai 25-30 kilogram per hari. Sekarang hanya hasilnya sekitar 15 – 20 kilogram sehari.

Bisa dibayangkan bagaimana penghasilan kebun karet miliknya yang bisa berkurang mencapai 50 persen akibat debu dari jalan batubara tersebut.

‘’Penghasilan itu berkurang sejak jalan batubara beroperasi atau sejak 2018 lalu. Artinya sudah 5 tahun lebih kami merasakan dampaknya itu,” kata dia.

Mbah Iyah berharap, jalan batubara yang melintas di desanya itu sebaiknya ditinjau ulang. Paling tidak harus ada penyiraman yang dilakukan secara rutin, untuk mengurangi debunya. Agar tidak terlalu berdampak bagi masyarakat dan kebun-kebun milik warga.

Terkait bantuan dari PT MMJ selaku pengelola jalan batubara tersebut, Mbah Iyah mengaku tidak ada bantuan sama sekali.

“Untuk berobat ke Puskesmas atau ke rumah sakit saja, kita tidak diberi bantuan. Apalagi kompensasi dari debu jalan batubara itu, baik untuk kesehatan warga maupun untuk tanam tumbuh atau kebun warga,” tandas dia. (aha)

 

 

Bagikan Ke

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru)
Tags: Desa Pangkalan BayatHauling batubarajalan batubaraKabupaten MubaPT MMJPT Musi Mitra Jaya
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tekuk VFL Osnabruerck U-19, Aulia Rahman Cetak Gol Perdana untuk Timnas Indonesia

Next Post

Kades Sako Suban dan Warga Desa Pangkalan Bulian Ungkap Penderitaan Akibat Debu dari Hauling Batubara

Sekda Sumsel, Edward Candra bersama Dirut RSUD Siti Fatimah, dr Syamsuddin Isaac Suryamanggala dan jajaran, pada Rakor pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Pra-DPA, di Ruang Setda Sumsel, Kamis (4/12/2025). (fornews.co/ist)
Metropolis

Pemprov Sumsel Ungkap Alasan Peningkatan Fasilitas RSUD Siti Fatimah Jadi Prioritas

Jumat, 5 Desember 2025

PALEMBANG, fornews.co – Peningkatan dan kelengkapan fasilitas RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel sebagai RSUD tipe A, menjadi prioritas yang harus...

Read more
Warga dibantu TNI saat membawa genset milik PLN untuk pasokan listrik di RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, Kamis (4/12/2025). (fornews.co/ist)

Listrik RSUD Muda Sedia, Layanan Publik di Aceh Tamiang Menyala, PLN Kirim Genset dari Langsa

Jumat, 5 Desember 2025
PELEPASAN 29 relawan ke Aceh dilakukan di Aula Gedung Muhammadiyah DIY, Kamis, 4 Desember. Searah jarum jam, Alif Khoiruddin Azizi (Sekretaris MPKU PWM DIY), Jefree Fahana (KETUA LAZISMU DIY), Dede Haris Sumarno (Wakil Bendahara PWM DIY), dr. Nurcholid Umam Kurniawan (Direktur Utama RSU PKU Muhammadiyah Bantul), dan Indrayanto (Ketua LRB/MDMC DIY). (foto fornews.co/adam)

Muhammadiyah DIY Berangkatkan Relawan ke Aceh

Jumat, 5 Desember 2025
Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie (tiga dari kiri) bersama Ketua Umum, Bendara dan para Wakil Ketua ADPSI periode 2025-2030 usai dikukuhkan Mendagri Tito Karnavian pada Rakernas I ADPSI di Ruang Flores, Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (fornews.co/ist)

Mendagri Kukuhkan Kepengurusan ADPSI periode 2025-2030, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Jabat Wakil Ketua

Jumat, 5 Desember 2025
Tim dari Wamen Komdigi Nezar Patria, saat melakukan pemeriksaan dan memulihkan Jalur komunikasi telekomunikasi terputus, di Bireuen, Kamis (4/12/2025). (fornews.co/ist)

Usai Singgah ke Daerah Terdampak Berat di Pidie Jaya, Nezar Patria Bagikan Starlink di Bireuen, Benar Meriah dan Lhokseumawe

Kamis, 4 Desember 2025
No Result
View All Result
  • Metro Sumsel
    • Metropolis
  • Nasional
    • Internasional
  • Ekobis
  • Politik
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    • Ragam Sport
  • COVID-19
  • FornewsTv
  • Lain-lain
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Opini
    • Pariwisata
    • Gaya Hidup
      • Budaya
      • Teknologi
    • Advertorial
      • Profil
      • Galeri
    • Berita Foto
  • Login

© 2019 FORNEWS.co | PT.SENTRAL INFORMASI BERDAYA.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In