PALEMBANG, fornews.co – Menghadapi Persebaya Surabaya di pekan kelima Liga 1 2018, Sriwijaya FC membidik poin penuh. Meski tak mudah, namun Hamka Hamzah dkk ditargetkan mencari ganti poin kandang yang hilang saat ditahan imbang Persipura Jayapura pekan lalu.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan yang telah kembali mendampingi tim mengatakan, semua pemain yang dibawa ke Surabaya dalam kondisi siap untuk pertandingan besok. RD pun berharap, pertandingan berlangsung baik dan pemain Sriwijaya bisa menampilkan performa terbaik dengan bermain lepas, agresif, tapi tetap dalam tatanan nilai-nilai sportifitas.
“Tidak ada persiapan khusus menghadapi Persebaya. Hanya saja saya mengingatkan kepada pemain bahwa mereka baru saja kehilangan 2 poin di kandang dan itu bukan sesuatu yang mudah. Di laga nanti saya ingin pemain berusaha mengganti poin yang hilang itu dengan berupaya semaksimal mungkin dapat poin di away,” ujar RD pada pre-match conference di rumah dinas wakil wali kota Surabaya, Sabtu (21/4) siang.
RD yang tak bisa mendampingi tim saat menjamu Persipura karena menjalani kursus kepelatihan AFC Pro di Yogyakarta pekan lalu sangat menyayangkan hasil imbang 2-2 yang didapat anak asuhnya. Sebab, hasil seri itu didapat setelah Hamka dkk unggul 2 gol terlebih dahulu sejak babak pertama.
“Dari rekaman pertandingan saya melihat banyak sekali peluang yang diciptakan dan harusnya bisa lebih efektif. Tapi setelah peluang demi peluang gagal menambah keunggulan dan Persipura bisa cetak 1 gol tampak ada sedikit kepanikan dari pemain sehingga gol kedua datang. Pemain kurang tenang sehingga kebocoran-kebocoran itu bisa dimaksimalkan Persipura,” kata RD.
“Tapi saya sudah ingatkan pemain di latihan pagi tadi bahwa Persebaya memiliki keunggulan di sisi kecepatan dari Persipura. Jadi mereka harus meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menjaga pergerakan pemain-pemain Persebaya,” tukas RD.
Sementara itu, Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera mengatakan, meski tak bisa menurunkan sebagian pemain inti termasuk sang playmaker Robertino Pugliara, hal itu tidak terlalu dipusingkannya. Sebab tentunya akan ada pengganti posisi Robertino meski gaya bermain dan kualitasnya berbeda.
“Gantikan Robertino bisa Solikin. Kita selalu suka main (pola) yang sama tapi tentu tergantung (strategi) lawan. Memang nama-nama yang masuk lapangan punya kualitas berbeda, tapi mungkin kita bisa bermain sedikit berbeda tanpa Robertino tapi sistem tetap sama,” tutur Vera.
Mengenai Sriwijaya FC yang datang dengan misi merebut poin penuh untuk memutus tren negatif, Vera menanggapinya santai. Sebab menurut pelatih asal Argentina ini, kompetisi baru dimulai dan baru menyelesaikan 4 pertandingan. Sehingga hasil yang dicapai klub saat ini belum signifikan.
“Kami (Persebaya) menang 2 pertandingan (ada) di atas (klasemen), yang kalah 2 pertandingan di bawah. (Sriwijaya FC) kalah satu pertandingan belum bisa dikatakan drop. Mereka tetap berbahaya,” tukasnya. (ije)
















