PALEMBANG, fornews.co-Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) langsung menunaikan janji kampanyenya, untuk menyetop angkutan batubara yang lalu lalang melintas di jalan umum.
Herman Deru menegaskan, kalau untuk izin angkutan batubara memang tetap menjadi program mereka. Sudah tentu, hal ini harus dirapatkan secara khusus dengan Dinas Perhubungan (Dihub), kepolisian, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Saya mau tahu izin yang berlaku sampai kapan dan kapan di keluarkan, serta kapan berlakunya. Tapi untuk pelarangan itu, pada saatnya nanti bisa dalam waktu dekat atau agak dekat. Tolong sampaikan pada pengusaha batubara pakailah jalan khusus, jangan jalan masyarakat. Sebelum saya cabut izin dispensasinya,” tegasnya, saat dibincangi media, usai memimpin rapat bersama OPD, di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (03/10).
Deru mengungkapkan, Pemprov Sumsel akan memanggil semua pengusaha batubara, untuk mempertanyakan mengapa sampai tidak mau melalui jalan khusus tersebut. “Apakah karena alasan teknis atau alasan tarif. Kalau tarif tentu tidak bisa Servo menentukan sendiri, itu harus koordinasi dengan pemerintah,” ungkapnya.
Saat rapat bersama kepala dinas, Herman Deru menyampaikan, bahwa harapannya semua staff ini harus bekerja dengan nyaman. Tadi sudah disampaikannya tentang bagaimana kerja nyaman, termasuk cemistry antar sesama.
“Kenyamanan itu menyangkut jangan pernah takut tentang masa jabatan. Tidak ada yang bisa mengukur jabatan. Bisa satu atau dua hari, bisa lima bulan atau bisa lima tahun. Jadi tidak ada jaminan,” ujarnya.
Deru menilai, kerja staff itu dari produknya, misal pada Dinas Pertanian maka produknya peningkatan hasil pertanian, luas tanam. Kemudian, kalau pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) ya jalan banyak yang bagus, dan kalau olahraga prestasi. “Jadi banyak hal,” tandasnya. (tul)
















