PALEMBANG, fornews.co – Taipan Hermanto Wijaya resmi memeluk agama Islam. Pemilik toko elektronik Jaya Raya Solution ini mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Raya Citra Grand City, Jumat (03/05), dibimbing langsung Wakil Ketua MUI KH Sodikun.
Prosesi pengucapan syahadat Hermanto dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di Sumsel, di antaranya Gubernur Sumsel Herman Deru, mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman dan Ketua MUI Sumsel Aflatun Muchtar.
Setelah resmi menjadi mualaf, salah satu tokoh Tionghoa ini pun menambah namanya menjadi Muhammad Hermanto Wijaya.
Sebagai salah satu orang terpandang, keputusan Hermanto berpindah keyakinan sempat mengejutkan, namun hidayah Allah bisa datang kepada siapa saja yang dikehendaki.
Di balik proses mualafnya konglomerat Palembang ini, warga setempat menilai kepribadian Hermanto Wijaya sudah menunjukkan seperti seorang muslim dalam kehidupan sosialnya.
“Sehari-hari gaya Ko Hermanto sudah Islam, suka bersedekah, suka saling bersalaman. Dia juga suka nanya-nanya tentang Islam. Terus saya langsung bilang ke dia, daripada banyak tanya tentang Islam lebih baik langsung saja masuk Islam,” cerita Junaidi, Ketua RW Citra Grand City.
Di luar tugasnya sebagai ketua RW, Junaidi adalah sosok yang menjadi tempat Hermanto Wijaya curhat. Termasuk salah satunya perjalanan spritual Hermanto yang akhirnya memutuskan pindah keyakinan memeluk Islam.
“Ia juga menjelang Ramadan nanti ingin aktif di masjid dan bahkan mau menyumbang untuk takjil menu berbuka puasa,” imbuh Junaidi.
Fakta tentang Hermanto turut diungkap salah satu pengurus Masjid Grand City, Hari. Pengusaha elektronik ini dikatakan sudah setengah tahun ini aktif dalam kegiatan masjid di komplek Citra Grand City.
Apalagi, imbuh Hari, kediaman Hermanto tak pula jauh dari masjid, hanya sekitar puluhan meter saja. Dengan lingkungan seperti inilah yang membuat Hermanto sangat dekat dengan Islam.
“Bagaimana tidak, setiap keluar rumah yang dilihat masjid, pagi-pagi suara yang pertama didengar adalah suara azan, kemudian ketika pulang lewat masjid, kesehariannya memang dekat dengan masjid,” ungkap Hari.(irs)
















