SEKAYU, fornews.co – Sekda Muba Apriyadi mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemkab Muba untuk menyisihkan bantuan kepada keluarga yang berada di dusun atau desa masing-masing di tengah masa sulit akibat pandemi COVID-19 ini.
“Intinya saat ini kita harus saling peduli, yang mampu membantu yang tidak mampu. Apapun yang bisa dibantu ya kita bantu, semangat gotong-royong di tengah wabah COVID-19 ini harus kita gencarkan,” ujar Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya (Unsri) ini saat menyerahkan bantuan Pemkab Muba berupa 1 ton beras di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan, Kamis (16/04).
Menurut Apriyadi, energi positif dari semangat gotong-royong dapat membuat masyarakat terus optimis dan berjuang meminimalisir serta memutus rantai penularan COVID-19 khususnya di wilayah Muba.
Tak lupa, Apriyadi menitipkan pesan kepada warga Muba, khususnya di Desa Bumi Ayu untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan selalu mematuhi protokol kesehatan penanganan COVID-19.
“Jaga kebersihan diri, selalu cuci tangan dan mengenakan masker saat berada di luar rumah dan ketika berinteraksi satu sama lain,” imbaunya.
Pembagian bantuan beras kepada warga Desa Bumi Ayu dilakukan secara langsung door to door. Sekda didampingi Kadinsos Muba Ahmad Nasuhi dan Camat Lawang Wetan Tazarni mendatangi rumah warga.
Sakinah (58) warga Desa Bumi Ayu mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut dan kepedulian Pemkab Muba yang tak henti-hentinya diberikan kepada warga Muba di saat wabah COVID-19 ini.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang tak henti-hentinya diberikan Pemkab Muba. Kami berharap agar wabah COVID-19 ini segera berlalu supaya masyarakat khususnya di Kecamatan Lawang Wetan ini bisa beraktifitas kembali seperti biasa,” ujarnya. (ije)
















