JOGJA, fornews.co — Teater Srikandi Pendapa Ndalem (TSPD) akan mementaskan drama sinema “Selamat Pagi Donna” besok Rabu, 10 Desember 2025 pukul 19.00 WIB di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Lakon ini merupakan adaptasi naskah reportase karya Ina Sita Nur’aina, yang disutradarai oleh Inung Nuramin Linggau.
Drama ini mengangkat elegi kemanusiaan tentang Murni (Donna), seorang perempuan korban kekerasan ayah kandungnya sendiri yang kemudian terjerumus menjadi pekerja seks.
Hidup Dona kian tragis ketika sang ayah tetap memaksanya melayani, hingga Donna membunuhnya demi membalas dendam dan membela martabat ibunya.
Usai menjalani hukuman, Donna kembali ke rumah bordil sebagai pengelola dan memperjuangkan layanan kesehatan bagi para pekerja seks.
Pertunjukan ini menghadirkan Kayla Merry S. sebagai Donna, Cinta Laras sebagai Donna muda, serta didukung puluhan pemain lainnya.
Teater ini diperkuat tim profesional, di antaranya Dr. Memet Chairul Slamet (penata musik), Deddy Ratmoyo (koreografer), Joni Asman (videografi), dan Hr. Jadug Pitoyo (penata artistik).
Teater Srikandi Pendapa Ndalem dikenal sebagai kelompok teater perempuan yang mengusung semangat “ekstrakurikuler kehidupan”, bebas berpentas di mana pun tanpa terikat formalitas panggung, namun tetap menjunjung profesionalitas.
Bahkan dalam dua tahun terakhir ini, Teater Srikandi Pendapa Ndalem, telah melakukan puluhan pertunjukan.
“Selamat Pagi Donna” menjadi produksi besar terbaru Srikandi yang menyoroti kompleksitas kekerasan, kemiskinan, dan perjuangan martabat perempuan melalui pendekatan sinema teater.
Semangat para perempuan Srikandi kembali hadir sebagai kerja budaya yang tak pernah diam.
Sebelumnya, pada Ahad, 30 November, Teater Srikandi beserta seluruh pendukung produksi “Selamat Pagi Donna” menggelar syukuran tumpengan di Zuaras Jalan Magelang.

















