
KARAWANG, fornews.co-Sarekat Hijau Indonesia (SHI) terus menggali masukan, menerima saran, pandangan, di tingkat DPW, DPD, kecamatan, desa dan Basis di wilayah kerja SHI, untuk lebih memahami persoalan hambatan dan tantangan mereka.
Ketua Umum SHI Ade Indriani Zuchri menerangkan, kunjungan tersebut diawali ke DPD SHI Kab Karawang. Mereka yang bekerja sama dengan Forum Pemuda Karawang itu, melaksanakan sarasehan tentang problematika masyarakat pesisir kawasan Industri.
“Kita ketahui, Karawang adalah kota industri yang menyedot banyak tenaga produktif. Tapi telah menimbulkan masalah sosial, lingkungan hidup di sekitar kawasan industri tersebut. Atas inisiasi bersama DPD SHI Kab Karawang, mereka menggagas Sawala Warga atau (Forum Diskusi) yang diharapkan dapat menjadi alat perjuangan bersama untuk menjadikan Karawang lebih bertumpu pada keadilan sosial, dan gerakan LH tentunya,” terangnya, dihadapan warga Desa Peuserjaya, Kecamatan Teluk Jambe, Jumat (19/05).
Dihadapan warga, Ade menjelaskan, bahwa Karawang adalah kota dengan jumlah penduduk lebih dari 2 juta jiwa, telah beralih fungsi secara sosial, budaya dan ekonomi menjadi masyarakat industri. Karena, bila potensi ini tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan persoalan sosial serius.
“Karena, perkembangan industri dan investasi juga telah menghancurkan ribuan hektar tanah, yang dulu merupakan kawasan pertanian dalam kurun 15 tahun ini. Akibatnya, tanah yang menjadi resapan air, menyebabkan masalah lingkungan yang serius, terutama banjir dan pencemaran udara akut,” jelasnya.
Limbah pabrik, urai Ade, juga ikut mencemari Sungai Citarum yang telah memperburuk kualitas tanah dan air, yang merupakan elemen penting dalam sektor pertanian kecil di Karawang.
“Kami menyambut baik dengan gagasan tentang forum warga, sarasehan, dialog antar warga dan forum-forum komunitas lainnya, yang bertujuan membangun solidaritas dan kemampuan mengorganisir diri dalam penyelesaian masalah- masalah sosial, politik, ekonomi dan budaya,” urainya.
Ade menuturkan, Sawala Warga ini yang mengambil tema tentang membangun sinergi masyarakat dengan dunia usaha, dengan narasumber Direktur Walhi Jabar, Komisi Informasi Publik (KIP) Jabar dan Kementerian LHK, yang membahas bagaimana keterhubungan manfaat dari dunia usaha dan masyarakat disekitar kawasan Industri. (tul)
















