Sinyal Positif Akurnya Suporter Sriwijaya FC

Kapten Sriwijaya FC Hamka Hamzah bersama ketua dan pengurus tiga kelompok suporter Sriwijaya FC melakukan rekaman anthem baru dukungan terhadap Laskar Wong Kito, Selasa (13/3). (ist)

PALEMBANG, fornews.co – Progres perdamaian ketiga kelompok suporter Sriwijaya FC semakin menuju arah yang positif. Koordinasi antarpengurus semakin intensif dilakukan dan kelompok suporter pun terlibat dalam beberapa kegiatan bersama.

Terbaru, ketiga kelompok suporter terlibat dalam proses pembuatan anthem yang akan dinyanyikan secara bersama di stadion untuk mendukung perjuangan Laskar Wong Kito di lapangan.

Di sebuah studio di Palembang, ketua dan pengurus kelompok suporter Sriwijaya Mania, Singa Mania dan Ultras Palembang tampak berbaur melakukan rekaman. Tak ada sekat di antara mereka. Apalagi di proses rekaman itu, tampak hadir sosok yang menginisiasi perdamaian suporter ini yaitu Kapten Sriwijaya FC Hamka Hamzah. Seperti sudah menjadi keluarga lama, Hamka pun tak canggung melakukan kegiatan bersama para suporter. Bahkan Hamka mengajak masyarakat untuk datang dan menyaksikan serta mendukung perjuangan SFC langsung di stadion.

“Ayo warga Sumsel dan Palembang khususnya, ramaikan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Jangan takut, karena Insya Allah mulai pertandingan tanggal 15 Maret ini, akan menjadi awal perdamaian ketiga kelompok suporter terbesar Sriwijaya FC,” kata Hamka usai melakukan proses rekaman anthem Laskar Wong Kito, Selasa (13/3).

Agung dari Ultras Palembang mengatakan, anthem yang sedang dipersiapkan merupakan karya Hamka Hamzah. Agung berharap, kepedulian yang ditunjukkan sang kapten bisa membuat seluruh elemen suporter Sriwijaya FC bersatu untuk memberikan dukungan tanpa perseteruan.

Anthem sedang dipersiapkan. Dibuat langsung oleh Hamka Hamzah. Ini akan dinyanyikan dengan penuh semangat persatuan dari kita. Kami yakin ini akan semakin mempererat hubungan antarsuporter,” ujar Agung.

Sementara Adiyadi Eko Neori dari Singa Mania berharap virus perdamaian ini bisa menyebar dan merasuki seluruh suporter SFC dan berdampak positif terhadap prestasi Laskar Wong Kito kedepan.

“Tentu ada halangan dan rintangan yang akan ditemui. Namun kami harap virus damai ini sampai ke akar rumput sehingga tidak ada lagi gesekan di lapangan,” harapnya.

Senada disampaikan Eddy Ismail dari Sriwijaya Mania yang mengapresiasi sosok Hamka Hamzah yang hadir sebagai salah satu inisiator dalam proses bersatunya suporter ini. Eddy berharap, langkah yang diambil ini bisa menjadi semangat baru kelompok suporter SFC. “Sudah saatnya diakhiri (bentrokan). Komitmen di tingkat atas ini harus sampai ke bawah. Dengan sosok Hamka dan inisiator lain, mudah-mudahan tahun ini jadi tahun yang baik tidak hanya bagi suporter tapi juga prestasi Sriwijaya FC,” harap Eddy.

Sejumlah kesepakatan lain yang rencananya akan segera dibuat oleh tiga kelompok suporter ini adalah koreo dan kreasi yang sama pada pertandingan di Liga 1 mendatang. Selain itu, aturan ketat juga akan diterapkan oleh masing-masing ketua kelompok. Yakni untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mengamankan dan mengeluarkan provokator di stadion. Bahkan jika melanggar hukum, ketiga kelompok suporter sepakat agar provokator atau oknum suporter itu di proses secara hukum. (ije)

Loading...