SEKAYU, fornews.co – Dalam dua tahun kepemimpinannya di Kabupaten Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex telah banyak mendatangkan investor ke Bumi Serasan Sekate. Hal ini memberikan kontribusi positif terhadap percepatan pembangunan infrastruktur hingga kontribusi kepada masyarakat.
Meski saat ini investor mulai ramai hadir di Muba, namun Dodi memberikan syarat kepada para pemodal tersebut.
“Jadi sudah menjadi kewajiban investor yang berinvestasi di Muba untuk menyerap tenaga kerja lokal dan sekitar wilayah kerja,” tegas Bupati Muba Dodi Reza Alex di sela Peresmian dan Grand Opening SPBU Lais-165 di Kecamatan Lais, Rabu (13/03).
Dikatakan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumsel tersebut, dengan keberadaan SPBU Lais-165 tentu dapat memudahkan masyarakat Muba dan pengendara yang melintas untuk memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM). “Apalagi lokasi SPBU ini sangat strategis,” ujarnya.
Dodi juga menambahkan, saat ini Pemkab Muba juga sedang fokus merealisasikan inovasi energi terbarukan biofuel yang merupakan pengelolaan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar minyak.
“Nanti kalau biofuel sudah mulai di Muba, SPBU Lais-165 ini akan menjadi SPBU pertama yang memasarkan biofuel,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kenten Hijau Sumber Energi (KHSE), Handy Starman mengatakan, pihaknya membuka SPBU Lais-165 tersebut bukan semata-mata untuk mencari keuntungan tetapi ini juga wujud kecintaan dan pengabdian kepada tanah kelahiran.
“SPBU ini dikelola oleh keluarga besar, kami ingin memudahkan warga Muba dan pengendara yang melintas disini untuk mendapatkan BBM,” jelasnya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba dan khususnya Bupati Muba Dodi Reza Alex yang memberikan dukungan keberadaan SPBU Lais tersebut. “Pak Bupati sangat support kami sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Manager Retail Fuel Marketing Region II PT Pertamina, Aji Anom mengingatkan agar pihak pengelola SPBU mengedepankan aspek safety. “Aspek keselamatan dan keamanan sangat penting, kami berharap pihak pengelola mengedepankan safety first,” pungkasnya. (ije)

















