PALEMBANG, fornews.co – Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Palembang telah diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasis (Menpan RB) RI Tjahtjo Kumolo, Jumat (27/11).
MPP ini merupakan pusat layanan masyarakat untuk kepengurusan data-data penting masyarakat mulai dari pelayanan perizinan hingga imigrasi. Layaknya mal pada umumnya, MPP sebagai ruang publik juga menghadirkan beberapa pelayanan belanja. Salah satunya Spot UMKM MPP yang terletak di area dalam MPP.
PIC Spot UMKM MPP, Ria Andespa mengatakan, spot ini dihadirkan sebagai bentuk kerja sama antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Palembang dengan HIPMI Palembang dan Bank Sumsel Babel. Dihadirkan dalam upaya meningkatkan perekonomian dan mendukung pelaku UMKM dalam menjalankan usaha yang mereka geluti.
“Spot ini menjadi sarana memasarkan produk UMKM. Jadi, di sini UMKM bisa melakukan penjualan langsung ataupun titip produk usaha mereka. Sejauh ini baru ada 22 UMKM yang bergabung,” ujar Ria kepada fornews.co, Jumat (27/11).
Pihaknya menargetkan ke depan 1.000 UMKM dapat bergabung. Selanjutnya akan diberikan pembinaan berupa pelatihan dan seminar usaha guna mengembangkan dan memperluas pengetahuan bisnis pelaku UMKM.
“Tentu ada banyak manfaat yang dapat diambil, termasuk pengalaman dan menambah wawasan jika bergabung. Bagi yang berminat, silakan datang ke spot, nanti akan ada kontrak kerja sama dengan kami,” terang Ria.
Direktur Utama BSB Achmad Syamsudin mengatakan, pihaknya menyambut baik operasionalnya mal perizinan yang menjadi terbesar di Indonesia ini. BSB pun berpartisipasi memberikan layanan di MPP seperti membuka kantor kas dan mendukung mitra di Spot UMKM MPP.
“Jika ingin melihat produksi binaan BSB bisa lihat di spot ini. Kami akan terus mendorong perekonomian masyarakat melalui pembinaan UMKM dengan pembinaan, terutama terkait pengelolaan keuangan dan bisnis,” jelasnya yang hadir dalam pembukaan MPP.
Menpan RB, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menyatakan, MPP dapat mempermudah masyarakat dengan pelayanan satu pintu. Ia pun mengapresiasi Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel, sekaligus menitipkan agar pengawasan pelayanannya terus dilakukan.
“Semoga ini bisa merangsang daerah tingkat II lainnya sehingga bisa menarik investasi lebih banyak dan meningkatkan ekonomi daerah,” tuturnya. (yas)

















