PALEMBANG, fornews.co – Laga berat menanti Sriwijaya FC di pekan 24 Liga 1 2018, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (6/10) malam. Bali United yang akan menjadi lawan menunjukkan performa yang terus menanjak.
Dalam lima pertandingan terakhir, Sriwijaya hanya mampu meraih satu kali hasil imbang dan selebihnya kalah. Sedangkan Bali, belum terkalahkan dan tertahan hasil imbang di dua laga terakhir.
Dilihat dari klasemen sementara, posisi Sriwijaya dan Bali bak langit dan bumi. Bali saat ini berada di posisi 3 dengan koleksi 37 poin. Serdadu Tridatu, masih berada di persaingan juara bersama PSM Makassar di posisi 2 dengan 38 poin dan pemuncak klasemen sementara Persib Bandung yang mengumpulkan 44 poin.
Sedangkan Sriwijaya kian terpuruk di papan klasemen. Sempat berada di posisi 3, kini Laskar Wong Kito terdampar di peringkat 14 dengan raihan 27 poin. Esteban Vizcarra dkk pun harus berjuang keras untuk menghindari jeratan degradasi.
Meski demikian, Pelatih Bali United Widodo C Putro tak mau anggap enteng Sriwijaya. Menurutnya, dalam sepak bola naik turunnya penampilan suatu tim merupakan hal yang wajar. Dikatakan Widodo, bisa jadi performa Sriwijaya menurun di laga sebelumnya, tapi besok saat berhadapan dengan Bali kembali naik.
“Bali sendiri di awal musim performanya turun, karena kita sudah jalani hampir 15 pertandingan baik Piala Presiden dan AFC, sedangkan tim lain baru mulai. Saya yakin kalau Bali bisa lewati masa itu maka performa akan kembali naik seperti sekarang. Nah hal seperti itu yang kita antisipasi dari Sriwijaya,” kata Widodo pada pre-match conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Jumat (5/10) sore.
Menurut Widodo, secara umum timnya siap menghadapi Sriwijaya. Meski tak bisa menurunkan beberapa pemain pilar seperti Stefano Lilipaly, Fadil Sausu dan I Nyoman Sukarja, namun Widodo optimis pemain yang diturunkan nantinya mampu mengejutkan Sriwijaya.
“Kami sudah mempersiapkan tim secara fisik maupun psikologis menghadapi Sriwijaya. Saya juga bicara dengan pemain, jangan lihat lawan dari posisi di klasemen. Sebab sekarang semua tim bisa saling mengalahkan,” tutur salah satu legenda timnas Indonesia ini.
Sementara itu, Pelatih Sriwijaya FC Subangkit menyatakan tim sudah siap hadapi Bali United. Subangkit bahkan sudah melihat pertandingan terakhir calon lawan saat ditahan imbang PS TIRA 1-1. Subangkit mengklaim telah mengantongi celah untuk menembus pertahanan tim lawan.
“Selain itu tentunya kita juga sudah evaluasi tim kita sendiri. Dari beberapa penampilan memang persoalan di lini belakang belum teratasi. Organisasi pertahanan kita kurang rapi. Tapi itu sudah kita evaluasi,” kata Subangkit.
“Menang di Bali (putaran pertama) tentunya kita ingin juga menang disini. Walaupun dengan komposisi pemain yang jauh berbeda, tapi kita akan berusaha keras untuk menang,” tegas pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur, ini. (ije)

















