PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC akan melakoni laga pekan 16 di markas Mitra Kukar, Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Selasa (17/07) sore. Akan tetapi, Minggu (15/07) tim masih tertahan di Tangerang, Banten.
Hal itu disebabkan tim kesulitan mendapatkan penerbangan ke Balikpapan. Bahkan sebagai antisipasi, pemain dan ofisial Sriwijaya sudah berangkat dari Palembang, Sabtu (14/07) malam. Itupun dengan harapan bisa mendapatkan penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno – Hatta.
“Kita sudah berusaha mencari tiket sejak di Palembang kemarin, namun memang sulit sekali. Mungkin ada hubungannya dengan berakhirnya libur sekolah bagi para pelajar sehingga banyak yang pulang ke kampung halaman,” ujar Asisten Manajer Sriwijaya FC, Achmad Haris, Minggu (15/07) sore.
Haris menerangkan, pihaknya telah melakukan komunikasi intensif kepada sejumlah maskapai penerbangan tujuan Balikpapan. Namun hingga Minggu siang, belum didapatkan tiket yang cukup untuk memberangkatkan tim.
“Sempat ada opsi membagi keberangkatan dalam beberapa kloter, namun tetap juga tidak bisa. Sehingga diputuskan tim untuk berlatih di Jakarta terlebih dulu sambil terus usaha mencari tiket,” tuturnya.
Kesulitan memperoleh tiket tidak hanya dialami Sriwijaya. Sang lawan, Mitra Kukar, juga merasakan hal yang sama. Usai menghadapi PS TIRA di Stadion Sultan Agung, Selasa (10/07), pemain dan ofisial Mitra Kukar juga sempat tertahan di Yogyakarta karena kesulitan mendapat tiket. Bahkan Mitra Kukar yang akan menjadi tuan rumah baru bisa kembali ke home base mereka Minggu (15/07) pagi.
Jika tak juga mendapatkan tiket hingga H-1 besok, Haris mengatakan akan berkoordinasi dengan PT LIB. PT Sriwijaya Optimis Mandiri tengah menimbang kemungkinan untuk mengajukan penjadwalan ulang pertandingan.
“Kita akan berkonsultasi dengan PT LIB dan PSSI terlebih dulu bagaimana kemungkinannya. Namun sejauh ini kita terus mempersiapkan diri untuk laga kontra Mitra Kukar ini,” tambahnya.
Setelah tiba di Tangerang, skuat Sriwijaya menginap di Amaris Hotel Bandara yang terletak tidak jauh dari Bandara Internasional Soekarno – Hatta tetap menjalani latihan ringan.
“Kita sengaja cari hotel yang dekat Bandara, sehingga kapan saja mendapat tiket maka pemain tidak perlu menghabiskan waktu yang lama (menuju Bandara Soeta),” tutur Haris.
Meski Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan dikabarkan dipertahankan manajemen, namun RD belum terlihat bergabung dengan Alberto Goncalves dkk. Skuat Sriwijaya dipimpin oleh Asisten Pelatih Francis Wewengkang. Selain itu pemain yang baru saja membela timnas Indonesia U19 Samuel Christianson telah bergabung bersama pemain lainnya.
“Awalnya (Syahrian) Abimanyu juga akan bergabung, namun ternyata hanya Samuel yang bisa. Abimanyu masih kelelahan karena baru bermain kemarin di perebutan tempat ketiga,” pungkasnya. (ije)

















