PALEMBANG, fornews.co – Meski posisi di klasemen ibarat langit dan bumi, namun Sriwijaya FC yang datang sebagai tamu tak boleh menganggap remeh PSGC Ciamis. Sebab Laskar Singa Cala kerap membuat kejutan saat bermain kandang.
Ya, hingga pekan 13, Sriwijaya masih memuncaki klasemen Liga 2 2019 wilayah barat dengan mengantongi 27 poin. Sementara PSGC berada di dasar klasemen dan hanya mampu mengoleksi 7 poin. Meski di atas kertas lebih diunggulkan, namun Sriwijaya juga perlu memperhatikan semangat bertanding pemain PSGC yang berjuang keluar dari jurang degradasi.
“Itu yang kita takutkan. Makanya kita harus bisa antisipasi motivasi pemain Ciamis. Karena selain membutuhkan poin untuk menghindari zona degradasi, mereka juga tentu tidak mau kalah di kandang sendiri,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi di aula kantor Korpri Kabupaten Ciamis, Selasa (03/09) malam.
Meski secara materi pemain Sriwijaya lebih unggul, namun Kas tak mau anak asuhnya jemawa dan menganggap remeh lawan. Justru Ryan Wiradinata dkk harus bermain fokus dan konsentrasi penuh hingga akhir laga.
“Saya sudah siapkan strategi menghadapi motivasi tinggi pemain Ciamis. Kita harus main sabar, tenang, supaya bisa meraih hasil maksimal. Ya target kita disini yang penting bisa dapat poin,” tutur pelatih asal Solo ini.
Keinginan Kas itu didukung kondisi lapangan Stadion Galuh yang representatif. Jika pada laga-laga away sebelumnya pemain Sriwijaya terkendala kondisi lapangan, maka kali ini kualitas lapangan dan rumput dinilai Kas baik.
“Lapangan (Stadion Galuh) bagus. Tampaknya tidak akan ada masalah untuk menerapkan gaya bermain seperti biasa. Mudah-mudahan bisa memudahkan kita meraih poin,” tukasnya.
Sementara itu, kapten Sriwijaya FC Ambrizal meminta rekan-rekannya untuk bekerja lebih keras di pertandingan besok. Meski PSGC pernah dikalahkan di putaran I lalu, namun itu bukan jaminan Sriwijaya bisa kembali memenangi laga.
“Kemenangan kita di kandang belum tentu bisa diulangi disini. Sebab di putaran II ini mereka rombak pemain dan kita juga rombak pemain. Kita mesti kerja lebih keras untuk mendapatkan hasil maksimal,” kata Ambrizal. (ije)
















