YOGYAKARTA, fornews.co—
Tim Operasi SAR Gabungan (OPSARGAB) kembali melakukan pencarian terhadap Supardi (40) warga, Tegal, Sidoarum, Godean, Sleman, yang diduga hanyut di sungai Bedog, Selasa (26/5/2020).
Supardi dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak lebaran, setelah malamnya, Senin (25/5/2020), sempat bersenang-senang menikmati musik dangdut.
Menurut salah seorang warga Cokrobedog, Jumadi (62), Supardi sering terlihat merumput di pinggir sungai Bedog.
Namun, ia tidak tahu apakah Supardi benar-benar hanyut di sungai Bedok atau pergi suatu tempat.
Supardi diduga hanyut setelah warga menemukan kaos dan sepasang sandal miliknya di pinggir sungai.
“Namanya Supardi, tinggal di Tegal, Sidoarum,” ucap Jumadi, “tapi masih membingungkan apakah dia hanyut atau hanya meletakkan pakaiannya lantas pergi.”



Kata pemuda di sini (di sekitar Sidoarum), ungkap Jumadi, Supardi stres karena tidak kesampaian menikahi wanita tambatan hatinya.
“Kami juga tidak tahu, apakah stres karena ditolak oleh pihak perempuan, atau tidak diijinkan menikah oleh orang tuanya,” kata Jumadi, kepada fornews.co Selasa.
Kata warga, Supardi beberapa kali sempat mengucapkan bunuh diri karena stres tidak bisa menikah.
Bahkan pemuda di Sidoarum yang mengenal Supardi sering mendapatinya mengeluh dan putus asa.
Sejumlah warga cerita, di sungai Bedog sering terjadi orang hanyut.
Beberapa waktu lalu juga ada orang berumur sekira 70-an tahun tercebur dan hanyut di sungai bedok. Jenazahnya ditemukan beberapa ratus meter dari tempat kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran terhadap terduga korban hanyut di sungai Bedog. (adam)
















