BATURAJA, fornews.co – Dampak dari meluapnya sungai Ogan, Sedikitnya 1.289 rumah di lima kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), terendam banjir. Selain itu, dua jembatan gantung di Desa Banuayu dan Tanjungdalam Kecamatan Lubukbatang, putus.
Hal tersebut dipaparkan Wakil Bupati OKU, Drs Johan Anuar SH MM dihadapan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kunjungan kerja meninjau lokasi yang berdampak banjir dannjembatan putus, Kamis (08/03/2018).
Diuraikan Johan, ribuan rumah yang terdampak banjir di antaranya: Kecamatan Baturaja Timur (150 rumah), yang tersebar di Kelurahan Kemalaraja, Desa Tanjung Kemala 97 rumah serta di Desa Terusan 18 rumah.
Kemudian Kecamatan Lubukbatang, menimpa warga Desa Lubukbatang Lama yang mencapai 450 rumah serta satu jembatan gantung putus, Desa Gunung Meraksa 74 rumah dan Desa Tanjung Dalam satu jembatan gantung putus.
“Untuk di Kecamatan Peninjauan, Desa Kepayang yang paling banyak rumah terendam air sebanyak 300 rumah, 150 rumah di Desa Belimbing, dan lima rumah di Desa Kedondong. Sedangkan Kecamatan Baturaja Barat, berdampak pada 20 rumah (terendam air),” terang Johan.
Sambung Johan, dengan hadirnya Gubernur Sumsel, diharapkan akan ada solusi bagi fasilitas umum yang memang harus disegerakan diperbaiki.
“Karena dua jembatan yang putus ini sangat perlu disegerakan perbaikannya, mengingat jembatan tersebut menghubungkan beberapa desa. Saat ini warga terpaksa harus memutar lewat jalan yang cukup jauh,” ungkapnya
Sementara, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, sudah menjadi kewajiban seorang pimpinan untuk langsung turun ke bawah untuk melihat warganya yang terkena musibah.
“Seharusnya kemarin saya ke sini. Namun, saat pulang ke Palembang dari Jakarta, sudah magrib jadi saya datang pagi-pagi ke sini. Setelah meninjau lokasi jembatan gantung, panjangnya 2 jembatan yang putus berkisar 130 hingga 135 meter. Jembatan gantung ini bukan perbaikan tapi buat jembatan baru,” kata Alex
Alex juga menambahkan, jika dirinya sudah melapor ke Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait musibah yang melanda rakyatnya di Kabupaten OKU. Kata Alex respon Mentri PUPR sangat baik. Sambungnya, Mentri PUPR memintanya agar segera mengirim surat ke Kementrian PUPR untuk segera dibangun jembatan gantung baru.
“Pak Wabub, saat saya pulang dari sini, surat pengajuan harus sudah siap, dan akan saya bawa langsung sendiri ke Mentri PUPR,” tegasnya.
Lanjutnya, yang jelas akhir tahun dua jembatan yang putus sudah dibangun baru. Karena melihat kondisi jembatan gantung tersebut harus dibuat baru, kalau diperbaiki air tinggi lagi pasti hancur lagi jembatan itu.
“Itu nanti akan ditinggikan. Seluruh teknisnya kita yang urus, yang penting warga harus sabar ya,” tandas Alex.
Di kesempatan ini, Gubernur Sumsel, juga memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah banjir. Bantuan tersebut berupa 5 ton beras, 500 kaleng lauk pauk, 500 kaleng makanan tambahan gizi, perlengkapan makanan 50 paket, karung 1.000 lembar, selimut 100 lembar, perlengkapan sekolah 50 paket, serta 50 dus mie instan. (gus)

















