PALEMBANG, fornews.co – Lonjakan pembeli pada H-1 Ramadan, Kamis (23/04), terlihat di berbagai pasar tradisional di Palembang. Seolah tak khawatir dengan penyebaran virus Corona, warga tetap saling berdekatan di pasar untuk berbelanja bahan makanan untuk sahur pertama dinihari nanti.
Salah satu pedagang ayam di Pasar Kuto, Wati (49) mengatakan, sudah tiga hari terakhir ini terjadi lonjakan pembeli. Hal itu bisa dimaklumi karena umat muslim akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
“Alhamdulilah sudah tiga hari pembeli mulai meningkat. Padahal sebelumnya pasar ini sepi lantaran takut (penyebaran) virus Corona,” ujarnya, Kamis (23/04) siang.
Menurut Wati, hari ini dirinya membaa 20 potong ayam untuk dijual. Belum tengah hari, tersisa hanya 2 potong ayam lagi.
“Alhamdulillah semoga pasar ramai terus tidak sepi lagi,” harapnya.
Sementara itu, Lina (35) warga Jalan Dr M Isa mengatakan, setiap kali belanja dirinya biasa memenuhi kebutuhan satu minggu. Kebetulan hari ini dirinya berbelanja karena stok bahan pokok dan sayur mayur serta lauk menipis serta menyambut hari puasa pertama.
“Kalau soal harga belum ada kenaikan. Masih harga yang sebelumnya, seperti ayam, telur, minyak, gula. Kalaupun ada kenaikan ya sedikit, masih wajarlah,” katanya.
Meski diimbau untuk tetap di rumah oleh Pemerintah di masa pandemi COVID-19 ini, namun menurut Lina berbelanja bahan pokok dan sayur mayur tetap harus dilakukan sendiri.
“Untuk jaga diri saya gunakan masker dan selalu bawa hand sanitizer di dalam tas,” terangnya. (cr4)

















