DOHA, fornews.co – Ada yang berbeda saat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 menghadapi Uzbekistan U-23 di semifinal di AFC U-23 Asian Cup Qatar 2024, saat tampil di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Senin (29/4/2024).
Memang hasil akhir mentasbihkan Uzbekistan U-23 unggul 2-0 atas skuad Garuda Muda. Hanya saja, yang menjadi pemikiran publik sepakbola Tanah Air, bukan tentang kekalahan tersebut.
Melainkan performa Rizky Ridho dan kawan-kawan selama 90 menit berjalan. Cara bermain Timnas U-23 tidak seimpresif kala menghadapi Australia, Yordania dan Korea Selatan (Korsel).
Semua seperti menghilang ketika bertarung dengan Uzbekistan. Ada rasa gugup, tidak tenang dan penuh emosi. Apakah karena Rafael Struick tak ada di lini depan, akibat akumulasi kartu kuning.
Kondisi itu semakin lengkap, ketika Indonesia harus kehilangan sang kapten, Rizky Ridho, yang diganjar kartu merah pada menit 82, usai melakukan pelanggaran keras terhadap Jasurbek Jaloliddinov. Otomasi, Ridho akan absen di laga perebutan tempat ketiga.
Menurut Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, penampilan anak asuhnya seolah kehilangan kepercayaan diri. Sama sekali tidak seperti pada tiga pertandingan sebelumnya.
“Sebelum memulai pertandingan, para pemain merasa gugup. Hal ini mempengaruhi tim kami sehingga tidak bisa bermain dengan baik. Normalnya, kami bisa bermain baik seperti di pertandingan sebelumnya,” ujar dia, usai pertandingan.
Meski begitu, kata Shin Tae-yong, semua pemain sudah berusaha maksimal saat menghadapi Uzbekistan. Namun, dia mengakui di pertandingan kali ini Uzbekistan bermain lebih baik.
“Saya apresiasi usaha yang bagus dari semua pemain. Uzbekistan bermain baik dan memberi usaha yang bagus juga. Ada sesuatu hal yang membuat saya merasa sedikit malu, tapi saya tidak mau menyebutkannya,” kata dia.
Pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu mengungkapkan, Uzbekistan tetaplah tim yang kuat, makanya dia mengucapkan selamat untuk tim Uzbekistan.
“Namun kami tetap punya peluang menuju ke Olimpiade, jadi kami akan mempersiapkan diri dengan bagus untuk bisa lolos ke Olimpiade,” ungkap dia.
Kemudian, jelas Shin Tae-yong, kekalahan itu tidak membuat kepercayaan dirinya dan pemain untuk memburu tiket ke Olimpiade Paris 2024 melemah. Karena, Indonesia masih ada peluang lolos ke Olimpiade sebagai peringkat tiga Piala Asia U-23 2024. Walaupun kalah, Indonesia masih punya jalan terakhir, yakni memenangi laga play-off antar konfederasi melawan wakil Afrika, Guinea, pada 9 Mei 2024.
Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Irak U-23 pada perebutan tempat ketiga. Setelah partai Indonesia u-23 versus Uzbekistan U-23, Jepang U-23 mengalahkan Irak U-23 juga dengan skor 2-2. Laga antara Indonesia dan Irak digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Kamis (2/5/2024). (kaf)
















