PALEMBANG, fornews.co – Palembang Bank Sumsel Babel menjadi tuan rumah Seri II Putaran II Proliga 2018. Bermain di depan publik sendiri, tim Bayi Ajaib menargetkan sapu bersih 2 laga yang dimainkan.
Manajer Palembang Bank Sumsel Babel Welsar Lubis mengatakan, Palembang Bank Sumsel Babel yang saat ini berada di peringkat dua klasemen sementara hanya membutuhkan minimal satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket final four. Meski demikian, di dua seri tersisa, Aji Maulana dkk akan tetap berusaha meraih poin maksimal.
“Putaran kedua ini, target kita masuk final four. Target lainnya kita juga membidik juara putaran kedua dari tangan Jakarta Pertamina Energi yang bermain baik sekali di putaran pertama,” ujar Welsar.
Meski berada di peringkat kedua klasemen sementara, namun menurut Welsar permainan Palembang Bank Sumsel Babel belum begitu memuaskan. Penambahan pemain asing Martin Nemec (Slovakia) dan Joao Kolaska (Brasil) belum terlalu signifikan mengangkat permainan tim.
“Pergantian pemain asing di putaran kedua ini sesuai kebutuhan tim. Kita butuh posisi all around dan open spike. Tapi butuh waktu buat mereka padu dengan gaya permainan tim,” tutur Welsar.
Di Seri II Putaran II Palembang ini, Palembang Bank Sumsel Babel akan menghadapi Surabaya Bhayangkara Samator, Jumat (9/3), pukul 19.00 WIB. Pertandingan kedua Palembang Bank Sumsel Babel akan bertemu Bekasi BVN, Minggu (11/3), pukul 19.00 WIB.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel M Adil mengharapkan masyarakat bisa menonton dan memberikan dukungan langsung kepada Aji Maulana dkk. Untuk itu panitia lokal menyiapkan tiket dengan harga terjangkau agar masyarakat pecinta bola voli bisa menyaksikan langsung Proliga di PSCC.
“Seri Palembang kita menyediakan tiket lebih murah dari seri sebelumnya. Tiket reguler kita patok Rp50 ribu. Tapi pembelian menggunakan BSB Cash, phone banking, internet banking, dan kartu debit Bank Sumsel Babel, akan diberikan potongan 25%. Harapan kita, masyarakat bisa menonton langsung dan memberi dukungan kepada tim putra Palembang Bank Sumsel Babel,” kata Adil. (ije)

















