JAKARTA, fornews.co – Sebagai daerah percontohan inisiasi pembangunan berkelanjutan, Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex terus bergerak menginventarisir kelanjutan pembangunan ramah lingkungan di Bumi Serasan Sekate.
Pandemi COVID-19 berdampak terhambatnya beberapa program pembangunan berkelanjutan di Muba. Namun hal tersebut sudah disiasati Pemkab Muba untuk kembali memulihkan program-program terobosan tersebut.
“Kita akan menuju pada implementasi ekonomi sirkular, dengan menghasilkan produk inovasi yang berkelanjutan,” ujar Dodi yang juga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) Indonesia di sela pertemuan dengan Tim Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) dan Greeneration Foundation di Graha Tirtadi 3rd Floor, Jakarta Selatan, Jumat (28/08).
Dodi menyebutkan, selama ini Muba telah memulai implementasi ekonomi sirkular dengan inisiatif pembangunan jalan aspal berbahan karet. “Hasilnya berjalan baik, bahkan Muba menjadi percontohan nasional dan diganjar reward oleh Kementerian PUPR atas keberhasilan terobosan inovasi tersebut,” ulasnya.
Lebih lanjut Dodi menyampaikan, Muba saat ini juga tengah menggarap kawasan industri hijau yang tentunya berkelanjutan, di mana adapula inovasi pengelolaan kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati (BBN) yang merupakan energi baru terbarukan.
“Menjadikan ekonomi kita lebih sirkular adalah syarat mutlak jika kita ingin menciptakan masyarakat yang makmur, sekaligus menjaga planet kita. Ekonomi sirkular adalah ekonomi masa depan,” katanya.
Oleh karena itu, tambah Dodi, Pemkab Muba akan bekerjasama dengan Tim Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) dan Greeneration Foundation dalam implementasi nantinya mewujudkan ekonomi sirkular.
“Kita akan bentuk tim bersama Bappeda dan ICEF serta Greeneration Foundation untuk mewujudkan ekonomi sirkular nantinya di Muba,” tuturnya.
Program Manager ICEF, Fahrian Yovantra menuturkan, saat ini sangat perlu membawa Ekonomi Sirkular ke arah kebijakan Pemerintah daerah, melalui Rencana Jangka Panjang dan Rencana Jangka Menengah yang terintegrasi dengan kebijakan ekonomi, lingkungan dan sosial sebagai upaya perwujudan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
“Kami melihat dan menilai Kabupaten Muba di bawah kepemimpinan Bupati Dodi Reza sudah ingin memulainya dan ini sangat berkontribusi positif pada perekonomian warga masyarakat Muba,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan inisiatif Bupati Muba Dodi Reza tersebut tentu akan andil dalam upaya untuk mempercepat implementasi ekonomi sirkular di Indonesia. (ije)
















