KAYUAGUNG, fornews.co – Setelah cukup lama menunggu, akhirnya warga Sumatra Selatan bisa menikmati infrastruktur jalan tol. Hal ini setelah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan operasional Tol Trans Sumatra ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung yang dipusatkan di Gerbang Tol Simpang Pematang KM 240 Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (15/11).
Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Jokowi yang telah menginisiasi pembangunan jalan tol Lampung sampai Palembang.
“Hari ini diresmikan ruas tol Terbanggi-Kayuagung. Selanjutnya tol Kapal Betung juga telah jalan fungsional. Tentu ini berkah bagi warga Provinsi Sumsel. Infrastruktur ini lebih mendekatkan Sumsel dengan pulau Jawa yang tadinya kita tempuh dalam waktu 14 jam ke Bakauehuni sekarang hanya 4 jam saja. Jadi ada 10 jam terpangkas. Coba hitung berapa BBM yang bisa dihemat dengan beroperasinya tol ini,” ujar Herman.
Menurut Herman, sesuai arahan Presiden, keberadaan jalan tol bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi baru. Sentra ekonomi baru diharapkan dapat segera terwujud, karena itu Pemprov Sumsel mendukung penuh apapun tujuannya yang berujung pada kesejahteraan rakyat.
“Manfaat tol ini begitu besar. Karena itu kita perbesar dengan membuat pintu keluar tol yang menuju sentra produksi pertanian, sentra produksi kerajinan dan sentra pariwisata,” katanya.
Sebelumnya, Presiden RI Jokowi dalam sambutannya menegaskan, total panjang ruas jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung yang mencapai 189 kilometer, merupakan jalan tol terpanjang yang pernah diresmikannya. Jarak tersebut belum ditambah dengan ruas jalan tol Kayuagung-Palembang-Betung yang masih dalam tahap penyelesaian.
Jokowi mengatakan, tujuan dari hadirnya jalan tol Trans Sumatera (JTTS) adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan perbaikan jaringan logistik yang lebih baik, serta memberikan fasilitas kepada sentral produksi.
“Artinya disini kalau ada karet, sawit, ada ikan, akan mempercepat dan memberikan fasilitasi pada produksi sentra produksi yang ada, yang paling penting menciptakan lapangan kerja,” tutur Jokowi.
Menurutnya pula, jalan tol ini berkaitan dengan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dimana tidak hanya di Pulau Jawa namun juga tol dibangun di luar Jawa.
“Kita harapkan Lampung menuju atas hingga Aceh pergerakannya nanti di tahun 2024, sepanjang 2.700 Km akan diselesaikan,” tambahnya.
Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru, dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. (ije/rel)
















