PALEMBANG, fornews.co – Tiang pembatas pedestrian Jembatan Ampera ditabrak mobil pikap Rabu (29/08) dinihari sekitar pukul 02:47 WIB. Sayangnya mobil tersebut langsung melarikan diri usai merusak fasilitas milik negara tersebut.
PPK Jembatan Metropolitan Palembang Suwarno mengatakan, pihaknya masih menganalisa CCTV yang memperlihatkan proses mobil pikap menabrak tiang pembatas pedestrian Jembatan Ampera. Dalam rekaman terlihat mobil pikap yang melaju dari arah Seberang Ulu oleng ke kiri saat melintas di TKP. Akibatnya mobil yang memuat barang di bagian belakang itu menabrak belasan tiang pembatas setinggi kurang lebih 40 cm itu dan berhenti tepat di pagar pembatas jembatan. Tidak hanya merobohkan tiang pembatas, mobil tersebut juga memecahkan lantai granit yang juga baru dipasang untuk menyambut Asian Games 2018.
“Akibatnya sebanyak 16 tiang pedestrian tercabut dan 2 bengkok, 16 granit (lantai) pecah dan beberapa kanstin rusak,” ujar Suwarno dihubungi Rabu (29/08) sore.
Menurut Suwarno, pihaknya langsung melakukan perbaikan atas kerusakan tersebut. Sebab pedestrian di Jembatan Ampera banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun para atlet dan ofisial negara peserta Asian Games yang masih berada di Kota Palembang.
“Pedestrian Jembatan Ampera memang dipercantik agar wisatawan bisa lebih nyaman menikmati suasana di landmark Palembang tersebut. Sehingga kerusakan ini segera diperbaiki,” tuturnya.
Sementara untuk mobil pikap yang menabrak dan merusak tiang pedestrian Jembatan Ampera, Suwarno menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengidentifikasinya. Dia berharap identitas mobil pikap tersebut segera terungkap.
“Dari CCTV terlihat mobil pikap yang menabrak tiang pedestrian Jembatan Ampera, tapi untuk nomor polisi atau ciri-ciri khusus lainnya masih kami analisa. Makanya kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan terkait lainnya,” tukasnya.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polresta Palembang Iptu Meri membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kendaraan pikap tersebut untuk mencari sopirnya.
“Saat ini identitas kendaraan dan pengemudinya belum diketahui. Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi untuk mencari pengemudi mobil tersebut,” ujarnya. (ije)

















