MUARADUA, fornews.co – Festival Golden Eleven Alex Noerdin Cup 2019 telah menyelesaikan hari pertama di Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Minggu (24/02). Tim pemandu bakat pun harus kerja ekstra karena belum mendapatkan kandidat pemain terbaik.
“Kita belum menemukan calon pemain terbaik. Ada satu sampai dua pemain, tapi belum batas standar. Maka kita akan pantau lagi di pertandingan besok,” ujar Ketua Bidang Coaching Clinic dan Festival Golden Eleven Alex Noerdin Cup 2019 Ervan Syamsuar di sela-sela pertandingan antara Timnas All Star melawan Tim All Star OKU Selatan di lapangan sepak bola Polres OKU Selatan, Minggu (24/2).
Menurut Ervan, untuk menjadi pemain terbaik Alex Noerdin Cup 2019, seorang pemain harus menguasai empat materi yakni passing, control, shooting dan dribbling dengan baik. Sebab keempat materi inilah yang menjadi dasar bermain sepak bola yang baik dan benar.
“Empat dasar ini yang paling banyak diperagakan pemain sepak bola di lapangan. Jadi mereka semua harus menguasai teknik ini sebagai modal menjadi pemain bola. Dari sinilah kita lakukan penilaian terhadap mereka,” tegasnya.
Namun yang terpenting, lanjutnya, anak-anak harus mengimbangi skill dengan perilaku yang baik. “Faktor utamanya skill dan perilaku. Kalau ada skill tapi tidak berperilaku yang baik tentu tidak akan kita pilih,” tambahnya.
Untuk coaching clinic di OKU Selatan, bakal dilaksanakan di tempat yang sama pada Selasa (26/2) siang. Ada lima sampai enam pemain Timnas All Star yang akan memberikan pelatihan sepak bola kepada anak-anak usia dini.
“Ada sekitar 100 anak-anak dari usia 12 dan 14 tahun yang akan mengikuti coaching clinic nanti,” imbuhnya.
Ervan menambahkan, Festival Golden Eleven di Muaradua ini diikuti 9 tim U12 dan 8 tim U14. “Babak penyisihan sudah selesai hari ini dan tinggal babak semifinal dan final besok,” tukasnya. (ije)

















