
PALEMBANG-Ketua DPC Peradi Kota Palembang Nurmalah menyatakan, meski pada pelajaran di kampus cukup memberikan pemahaman teori hukum kepada mahasiswa, namun dalam prakteknya para mahasiswa belum terlalu memahami berbagai tekhnik persidangan atau litigasi.
“Inilah yang menimbulkan kesadaran kepada para advokad dalam Peradi, untuk saling memberi pemahaman dan penguatan pengetahuan ilmu hukum,” ujar Nurmalah, pada acara MoU DPC Peradi Kota Palembang dengan Fakultas Hukum (FH) UMP, Jumat (21/10).
Nurmalah berharap, kedepan terjadi peningkatan kualitas para calon pengacara dan advokad, lewat berbagai program peningkatan pengetahuan litigasi dan hukum bagi mahasiswa. MoU dengan FH UMP, jelasnya, merupakan terobosan bagi Peradi Kota Palembang, dan merupakan universitas pertama yang melaksanakan kerjasama dengan Peradi. Setelah UMP akan dilaksanan MoU dengan berbagai universitas lainnya. “Ini sengaja dilaksanakan antara Peradi dengan Universitas Muhammadiyah, untuk peningkatan kualitas para mahasiswa baik dalam bentuk keilmuan atau praktek litigasi,” jelasnya.
Nurmalah menegaskan, Peradi yang merupakan induk organisasi advokad dan pengacara, sangat mengapresiasi para mahasiswa khususnya di UMP. Jadi, setelah lulus kuliah, mereka yang berkeinginan untuk berkarir sebagai advokad dan pengacara dalam mengambil Pendidikan Khusus Profesi Adokad atau PKPA. “Nah, setiap tahun akan dilaksanakan PKPA ini, sehingga para lulusan FH UMP memiliki peluang yang sama untuk dapat bergabung dalam pendidikan ini,” tukasnya.
Sementara, Dekan Fakultas Hukum UMP Sri Suatmiati menuturkan, lewat MoU ini maka diharapkan para advokad dan pengacara profesional yang tergabung dalam Peradi Kota Palembang, dapat membagi ilmu dan pengalamannya kepada para mahasiswa. “Ini yang kami harapkan dari MoU dengan Peradi kota Palembang,” kata Sri.
Sri melanjutkan, selain berbagi ilmu dan pengalaman tentang tekhnik dan cara litigasi dalam persidangan dan diluar persidangan, UMP juga ingin mendapatkan kursus singkat tekhnik perlombaan tekhnik litigasi. “Rencannya dalam beberapa bulan kedepan akan dilaksanakan di FH UMP. Kedepan, para mahasiswa dapat benar-benar memahami tekhnik persidangan dan litigasi baik secara teori ataupun praktek,” tandasnya. (tul)

















