SEKAYU, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) segera menerapkan agrosistem cerdas industri 4.0 di bidang pertanian khususnya untuk peningkatan produksi padi.
Ketua Tim Komunitas Estate Padi (KEP) IPB, Amiruddin Saleh mengatakan, pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan Pemkab Muba terkait program pengembangan kelembagaan usaha tani padi kawasan berkelanjutan menuju Agrosistem Cerdas Industri 4.0.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemkab Muba atas sambutan audiensi ini. Alhamdulillah Muba ini mendapatkan rezeki penelitian aplikatif beberapa hari, seperti Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Maju Bersama di Desa Cinta Damai C1 Kecamatan Sungai Lilin oleh Heru Sukoco. Ada dua penelitian dilakukan di sana yaitu digitalisasi pemulihan ternak dan integritas tanaman pangan pakan dan sistem logistik pakan berkelanjutan berbasis model dinamik pada ekosistem kelapa sawit selama 2 tahun ke depan,” ujar Amiruddin saat diterima Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex di ruang audiensi Bupati Muba, Jumat (26/2/2021).
Amiruddin yang datang bersama tim Komunitas Estate Padi (KEP)/ Food Estate IPB di Kabupaten Muba menjelaskan, penelitian berupa Demonstrasi Farm akan dilakukan di Desa Purwa Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba.
Pada tahun pertama diharapkan motivasi dan pemantapan untuk menerapkan KEP di kalangan petani padi, anggota KEP bisa dikuatkan dengan penguatan kelembagaan usaha tani padi, membangun demplot produksi padi seluas 6 hektare, dan selanjutnya rintisan bisnis kolektif sebagai perusahaan berbasis teknologi informasi (startup), dan pengembangan/aplikasi teknologi Agrosistem Cerdas.
“Perlakuan dan pelaksanaan demonstrasi farm ini diawali uji analisis lahan dan tanah. Demonstrasi farm-nya ini hanya seluas 6 hektare, dan dalam 6 hektare dibagi perlakuan pembeda varietas padi. Untuk itu, diperlukan kesiapan sumber daya manusia yang dituntut dapat mengelola dan menghadapi disrupsi teknologi ini,” terangnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex menyambut baik rencana kerja sama ini. Menurutnya, Pemkab Muba mendukung kegiatan ini dan siap berkolaborasi untuk menyukseskan program ini.
“Ini sangat bagus. Kita ingin petani kita menjadi petani yang mandiri. Jadi mereka bisa mempunyai pembibitan sendiri. Jadi ini sangat bagus konsepnya. Tinggal komitmen kita, silakan lakukan (penelitian) ini selama dua tahun,” katanya. (ije)

















