PALEMBANG, fornews.co – Pemkot Palembang menggelar festival kebudayaan yang mengkolaborasikan tiga kebudayaan besar di Bumi Sriwijaya, yaitu Melayu, Arab dan Tionghoa. Tidak hanya itu, beberapa perwakilan kebudayaan Nusantara juga turut berpartisipasi.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, kegiatan kolaborasi kebudayaan tiga etnis besar ini merupakan yang pertama dilakukan di Kota Palembang bahkan mungkin yang pertama di Indonesia. Tujuan kegiatan ini, menurut Harnojoyo, untuk menggali potensi kebudayaan yang ada untuk menjadi modal utama Kota Palembang sebagai destinasi pariwisata.
“Seperti tadi, selama ini kita tahunya kebudayaan Tionghoa itu Barongsai, tapi ternyata tarian yang ditampilkan juga begitu indah. Kemudian ada juga hiburan musik gambus yang merdu sekali nyanyian berpadu musiknya. Hal ini merupakan kekayaan budaya di Kota Palembang yang harus dilestarikan,” kata Harnojoyo usai membuka Triangle Culture Festival 2018 di halaman Monpera Palembang, Sabtu (3/2/2018) sore.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh menambahkan, kegiatan festival kebudayaan ini menampilkan berbagai kebudayaan yang ada di Kota Palembang maupun Nusantara. Sudirman mengatakan, semua budaya di Kota Palembang memiliki posisi yang sama. Tidak ada yang diperhatikan lebih atau tidak diperhatikan.
“Kegiatan ini merupakan silaturahmi pemerintah dan masyarakat berbagai suku dan etnis. Kegiatan ini juga menjadi ajang bertukar informasi dan membuka peluang kerja sama antarpenggiat kebudayaan,” ujar Sudirman.
Lebih lanjut Sudirman menerangkan, festival yang baru pertama kali digelar ini memilih tema “Indahnya Keberagaman dalam Bingkai Persatuan.” Berbagai kebudayaan secara bergantian tampil di panggung festival yang akan ditutup Minggu (4/2/2018).
“Hari ini yang tampil tadi ada Pencak Keraton Kesultanan Palembang Darussalam, Barongsai, Gambus, kuda lumping, fashion show pakaian adat, dul muluk, dan lain-lain. Respons dari penggiat kebudayaan di Palembang yang hadir tadi positif dan mereka berharap ini akan berkelanjutan. Apalagi sebentar lagi Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games yang juga perlu ditampilkan kesenian dan kebudayaan daerah ini,” pungkas Sudirman. (ije)

















