PALEMBANG, Fornews.co – Seorang nelayan di Desa Seri Menanti, Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumsel menemukan tulang belulang manusia saat akan menangkap ikan, Senin (1/2). Tulang belulang tersebut diduga seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ittifaqiah Indralaya, Ahmad Zaki Fikri, 17, yang menghilang sejak tiga bulan lalu.
Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Robi Sugara mengatakan pihaknya telah membawa tulang belulang tersebut ke Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan dan mencari tahu identitasnya. Namun, dia memastikan jika tulang tersebut merupakan tulang belulang manusia.
Berdasarkan dugaan sementara, tulang tersebut merupakan tulang dari korban Ahmad Zaki Fikri yang sempat hilang tiga bulan lalu akibat tenggelam.
“Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait tulang belulang tersebut,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (3/2).
Selain menemukan tulang belulang, ditemukan juga beberapa barang seperti celana dan ikan pinggang. Dari barang tersebut, keluarga korban meyakini jika tulang belulang tersebut merupakan anaknya yang tenggelam 30 Oktober lalu.
“Untuk fisik korban itu sudah tidak bisa dikenali hanya barang milik korban saja,” tutupnya.
Untuk diketahuinya, Santri Ahmad Zaki Fikri ini tenggelam pada Jumat (30/10) tahun 2020. Dimana saat itu korban bersama 19 rekannya dan ustadz pembimbing menginap di salah satu rumah santri asal desa setempat untuk menggelar silaturrahmi dan khatamul quran.
Korban bersama rekannya mandi di Sungai. Namun, nahas arus deras sungai membuat korban terbawa arus dan menghilang. Pencarian pun terus dilakukan namun belum juga membuahkan hasil dan banyak menemui kendala. (lim)

















