
PADANG, fornews.co – Sejumlah anggota AJI yang ikut dan dinyatakan lulus UKJ, menyebut kegiatan ini seru. Kendati demikian, materi UKJ lebih berat dari menyusun disertasi.
Seperti yang disampaikan Arif Ardiansya Redpel fornews.co dari Palembang. Bahkan dosen salah satu PTS ini menyebut, UKJ lebih berat dari saat ujian disertasi. “Terima kasih kepada teman-teman AJI Padang sebagai panitia. Tiga hari membuat kami terkesan. UKJ lebih berat dari ujian disertasi saya. UI saja tak seberat ini. Dari pagi hingga sore kita berpikir dan malam juga berfikir, tidaknya pengetahuan teknis tapi wawasan juga diuji ” kata Arif yang mantan jurnalis Tempo, menceritakan sekelumit kesan selama mengikuti UKJ, Minggu (23/04).
Sementara, Ahmad Riki dari AJI Jambi juga terkesan dengan pelaksanaan UKJ ini. “Ternyata menghafal hingga larut malam tak ada gunanya. Referensi internet dan buku saku tak ada gunanya. Penguji lebih banyak eksplorasi,” ujarnya. (baca juga: https://fornews.co/news/ini-nama-anggota-aji-di-sumatera-lulus-ukj/)
Sementara, Jajang sebagai penguji mengapresiasi peserta UKJ di Padang karena dinilai memiliki kompetensi yang baik. “Saya bangga dengan teman-teman peserta UKJ karena dalam uji soal etika, semuanya bisa menjawab dengan baik. Menurut saya, pemahaman etika yang penting, soal pengetahuan jurnalistik, itu masih bisa dipelajari,” tandasnya. (ibr)

















