PALEMBANG, fornews.co – Tiga kali memenangi Liga Europa bersama klub Spanyol, Sevilla FC, ingin diulangi Unai Emery. Pelatih asal Basque ini kembali ingin menjuarainya bersama Villarreal.
Unai Emery kembali ke LaLiga setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih Villarreal, pekan lalu. Unai Emery pernah sukses di LaLiga dan Liga Europa.
Villarreal menyelesaikan musim 2019/2020 di bawah asuhan Javi Calleja, yang berhasil membawa Villarreal kembali ke kompetisi Eropa musim depan setelah finis di peringkat 5 klasemen akhir. Tidak ada pelatih yang lebih baik dari Unai Emery untuk memimpin Villarreal kembali ke kompetisi Eropa, dan Emery menyasar medali Liga Europa keempatnya.
Trofi kompetisi Eropa telah lama menjadi ambisi Villarreal. Tim asal pesisir timur Spanyol ini beberapa kali nyaris menembus partai final kompetisi Eropa, termasuk semi-final Liga Champions musim 2005/2006 dan semi-final Piala UEFA/Liga Europa musim 2003/2004, 2010/2011, dan 2015/2016. Tim Kapal Selam Kuning ini juga memiliki sejarah membanggakan di kompetisi UEFA abad ke-21, dan menempati peringkat ke-24 berdasarkan koefisien klub. Sekarang, setelah gagal menembus kompetisi Eropa musim 2019/2020, mereka kembali untuk musim 2020/2021.
Emery adalah sosok yang tepat bagi Villarreal untuk mendatangkan trofi UEFA ke Stadion de la Cerámica. Luar biasanya, Emery memenangi Liga Europa di tiga musimnya bersama Sevilla FC di tahun 2014, 2015, dan 2016. Pencapaian tersebut membuatnya ditarik untuk melatih klub-klub besar di Perancis dan Inggris, dimana ia sempat melatih PSG dan Arsenal. Ia kembali menembus final Liga Europa bersama Arsenal, tapi harus kalah dari Chelsea di partai puncak.
Pelatih berusia 48 tahun ini memiliki sejarah memenangi gelar, terlihat dari koleksi 10 gelarnya sepanjang karier melatihnya. Catatan penghargaan individualnya juga tak kalah bagus, dengan penghargaan European Coach of the Season di tahun 2014, dua penghargaan LaLiga Manager of the Month pada Maret 2014 dan Januari 2015, dan bahkan dua kali meraih penghargaan Miguel Muñoz, sebuah penghargaan bagi pelatih terbaik di LaLiga SmartBank, yakni pada tahun 2006 dan 2007 bersama Lorca dan Almería.
Sepanjang kariernya, Emery telah empat kali melatih klub Spanyol: Lorca Deportiva (2004-2006), UD Almería (2006-2008), Valencia CF (2008-2012), dan Sevilla FC (2013-2016). Ia datang ke Villarreal dengan catatan 323 pertandingan LaLiga Santander dengan raihan 154 kemenangan, 74 hasil imbang, dan 95 kali kalah. Ia sudah kenal dengan LaLiga, dan memahami apa yang dibutuhkan untuk memenangi LaLiga Santander, dan pengalamannya melatih di luar negeri – di Perancis, Inggris, dan karier singkatnya di Rusia bersama Spartak Moscow – akan membantu Villarreal mengasah talenta-talentanya yang berasal dari berbagai negara.
Villarreal memiliki tim yang sangat menarik, dan sering bermain dengan pola 4-2-3-1 musim lalu, sebuah formasi yang sering digunakan oleh Emery dalam kariernya. Emery kemungkinan akan bertahan dengan barisan penyerang Villarreal saat ini, yang diisi oleh nama-nama seperti Paco Alcácer, Gerard Moreno, Moi Gómez, Javi Ontiveros, Samuel Chukwueze, dan Carlos Bacca. Raúl Albiol dan Pau Torres telah menjadi duet kokoh di lini pertahanan, dan Emery telah memiliki semua faktor kunci untuk meraih sukses dengan klub barunya.
Pengalaman Emery di kancah domestik dan Eropa dengan ambisi dan talenta-talenta di tim Villarreal dapat menjadi kombinasi yang sempurna. Masa depan Villarreal terang benderang seperti warna kuning tim Villarreal yang terkenal tersebut. (ije)
















